Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

BMKG Waspada 3 Bibit Siklon Tropis: Potensi Hujan Lebat & Gelombang Tinggi

Atalaya Puspa
03/3/2026 18:55
BMKG Waspada 3 Bibit Siklon Tropis: Potensi Hujan Lebat & Gelombang Tinggi
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia.(MI/Agung Wibowo)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kemunculan tiga bibit siklon tropis secara bersamaan di sekitar wilayah Indonesia. Fenomena ini diprediksi memicu cuaca ekstrem berupa hujan lebat, angin kencang, hingga gelombang tinggi di sejumlah perairan strategis dalam beberapa hari ke depan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta hingga Selasa (3/3/2026), terdapat tiga sistem yang teridentifikasi, yakni:

  • Bibit Siklon Tropis 90S: Terpantau di Samudra Hindia selatan Banten–Jawa Barat.
  • Bibit Siklon Tropis 93S: Terdeteksi di barat laut Australia.
  • Bibit Siklon Tropis 92P: Berada di Teluk Carpentaria, selatan Papua Selatan.

“Kami memantau pergerakan ketiga bibit siklon ini secara intensif selama 24 jam penuh. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak tidak langsungnya, seperti genangan atau angin kencang,” ujar Faisal di Jakarta, Selasa (3/3).

Potensi Siklon 90S dan Dampak Cuaca Ekstrem

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menjelaskan bahwa Bibit Siklon 90S memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 hingga 48 jam ke depan. Sementara itu, sistem 93S dan 92P memiliki peluang rendah namun tetap memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas cuaca di Indonesia.

Menurut Andri, munculnya ketiga bibit siklon ini meningkatkan gradien tekanan udara yang memperkuat kecepatan angin permukaan. Kondisi ini diperparah oleh suhu muka laut yang hangat di perairan selatan dan timur Indonesia, serta terbentuknya area pertemuan angin (konvergensi) di sepanjang jalur Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta potensi angin kencang akan melanda wilayah-wilayah berikut:

Fenomena Cuaca Wilayah Terdampak
Hujan Sedang - Lebat Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Angin Kencang Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, Maluku, hingga pesisir selatan Papua Selatan.

Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

Peningkatan kecepatan angin juga berdampak langsung pada kondisi gelombang laut. Plh. Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyebutkan adanya ancaman gelombang tinggi yang patut diwaspadai oleh sektor transportasi laut dan nelayan.

Gelombang kategori sedang hingga tinggi (1,25-2,5 meter) berpotensi terjadi di:

  • Laut Flores dan Laut Banda.
  • Selat Sunda.
  • Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai.

Sementara itu, gelombang sangat tinggi (2,5-4 meter) diprakirakan muncul di:

  • Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung.
  • Samudra Hindia selatan Banten hingga Bali.
  • Laut Sawu, perairan selatan NTB dan NTT.
  • Laut Arafura.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. "Pastikan hanya merujuk pada kanal resmi BMKG untuk menghindari disinformasi atau hoaks," tutup Faisal.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya