Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Redam Kenaikan Harga Minyak Goreng, Bulog Banyumas Gelontor 4.500 Liter Minyakita di Cilacap

Lilik Darmawan
10/2/2026 12:32
Redam Kenaikan Harga Minyak Goreng, Bulog Banyumas Gelontor 4.500 Liter Minyakita di Cilacap
Ilustrasi(MI/LILIK DARMAWAN)

PERUM Bulog Kantor Cabang (Kanca) Banyumas bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah menyalurkan Minyak Goreng Rakyat (MGR) merek Minyakita di Pasar Sidodadi, Cilacap.

Wakil Pemimpin Perum Bulog Kanca Banyumas Muhammad Haekal mengatakan pada tahap awal, sebanyak 4.500 liter Minyakita didistribusikan kepada para pengecer. “Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi harga minyak goreng di pasar pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan kenaikan,”jelasnya pada Selasa (10/2).

Minyak goreng rakyat tersebut disalurkan kepada pengecer dengan harga Rp14.500 per liter. Pengecer yang dapat menyalurkan Minyakita adalah mereka yang telah terdaftar dalam aplikasi Sistem Informasi Minyak Goreng Curah (SIMIRAH) serta memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

DPKUKM Kabupaten Cilacap akan mendata dan menghimpun pengecer yang telah memenuhi persyaratan tersebut untuk selanjutnya diberikan kuota serta jadwal penyaluran minyak goreng rakyat.

Dia mengingatkan para pengecer agar mematuhi ketentuan yang berlaku. Sesuai Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat, harga eceran tertinggi (HET) Minyakita ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter. Adapun pembelian oleh konsumen akhir dibatasi maksimal 12 liter per orang per hari.

Selain disalurkan melalui pengecer di pasar pantauan SP2KP, Minyakita juga akan digelontorkan ke sejumlah titik lain, termasuk pasar non-pantauan, mitra binaan BUMN melalui Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengecer lain yang telah memiliki izin usaha resmi.

"Program pendistribusian ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng rakyat di pasaran, terutama menjelang bulan Ramadhan, ketika kebutuhan bahan pokok masyarakat cenderung meningkat,"katanya. (H-2)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya