Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Harga Pangan di Majalengka Melonjak Jelang Ramadan 2026, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu

Nurul Hidayah    
17/2/2026 19:13
Harga Pangan di Majalengka Melonjak Jelang Ramadan 2026, Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu
Harga komoditas di Majalengka naik, bahkan harga cabai menembus Rp100 ribu.(MI/NURUL HIDAYAH)

 

Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Majalengka mulai merangkak naik secara signifikan menjelang bulan suci Ramadan 2026. Berdasarkan pantauan di Pasar Kadipaten pada Selasa (17/2), kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang harganya melesat lebih dari dua kali lipat.

Info Utama: Harga cabai rawit merah di Pasar Kadipaten mencapai Rp100.000 per kilogram dalam Mata Uang Rupiah, naik dari harga normal Rp40.000.

Cabai Rawit Merah dan Bawang Kompak Naik

Komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi adalah cabai rawit merah atau yang sering disebut cabai rawit setan. Saat ini, harga cabai tersebut telah menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, melonjak tajam dari harga sebelumnya yang hanya Rp40.000 per kilogram.

Selain cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp52.000 per kilogram. Menurut Ade (32), salah seorang pedagang sayuran di Pasar Kadipaten, meskipun harga melonjak drastis, permintaan dari konsumen tetap tinggi karena merupakan kebutuhan pokok harian.

Harga Telur Ayam dan Dampaknya terhadap Pelaku Usaha

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bumbu dapur, tetapi juga pada komoditas protein seperti telur ayam. Di tingkat distributor, harga telur kini berada di angka Rp32.000 per kilogram dari sebelumnya Rp28.000. Sementara itu, di tingkat eceran, masyarakat harus merogoh kocek antara Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Nunu, seorang pedagang telur, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mulai memicu penurunan daya beli masyarakat. Para pelaku usaha makanan yang menjadikan telur sebagai bahan baku utama menjadi pihak yang paling terdampak. "Penurunan omzet bisa 20 sampai 30 persen. Selain itu barang juga agak susah karena permintaan tinggi sementara pasokan terbatas," tutur Nunu.

Harga Daging Sapi Ikut Terkerek

Sektor daging juga tidak luput dari tren kenaikan harga. Harga daging sapi kini dibanderol Rp150.000 per kilogram, naik tipis dari harga normal Rp140.000 per kilogram. Mimin, pedagang daging di pasar setempat, menyebutkan bahwa tren ini merupakan siklus tahunan menjelang Ramadan.

“Biasanya harga saat bulan puasa akan turun lagi, namun akan naik lagi jelang lebaran,” tutur Mimin. Ia menjelaskan bahwa meningkatnya konsumsi masyarakat menjadi pemicu utama kenaikan harga tersebut.

Tabel Harga Komoditas di Pasar Kadipaten Majalengka (17 Februari 2026)

Nama Komoditas Harga Sebelumnya (Rp) Harga Saat Ini (Rp) Kenaikan
Cabai Rawit Merah 40.000 100.000 +150%
Bawang Merah 40.000 52.000 +30%
Telur Ayam (Eceran) 28.000 35.000 +25%
Daging Sapi 140.000 150.000 +7,1%

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga, mengingat bulan Ramadan merupakan periode dengan tingkat konsumsi pangan tertinggi sepanjang tahun. 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik