Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kabupaten Majalengka mulai merangkak naik secara signifikan menjelang bulan suci Ramadan 2026. Berdasarkan pantauan di Pasar Kadipaten pada Selasa (17/2), kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah yang harganya melesat lebih dari dua kali lipat.
Komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi adalah cabai rawit merah atau yang sering disebut cabai rawit setan. Saat ini, harga cabai tersebut telah menyentuh angka Rp100.000 per kilogram, melonjak tajam dari harga sebelumnya yang hanya Rp40.000 per kilogram.
Selain cabai, bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp40.000 menjadi Rp52.000 per kilogram. Menurut Ade (32), salah seorang pedagang sayuran di Pasar Kadipaten, meskipun harga melonjak drastis, permintaan dari konsumen tetap tinggi karena merupakan kebutuhan pokok harian.
Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada bumbu dapur, tetapi juga pada komoditas protein seperti telur ayam. Di tingkat distributor, harga telur kini berada di angka Rp32.000 per kilogram dari sebelumnya Rp28.000. Sementara itu, di tingkat eceran, masyarakat harus merogoh kocek antara Rp33.000 hingga Rp35.000 per kilogram.
Nunu, seorang pedagang telur, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mulai memicu penurunan daya beli masyarakat. Para pelaku usaha makanan yang menjadikan telur sebagai bahan baku utama menjadi pihak yang paling terdampak. "Penurunan omzet bisa 20 sampai 30 persen. Selain itu barang juga agak susah karena permintaan tinggi sementara pasokan terbatas," tutur Nunu.
Sektor daging juga tidak luput dari tren kenaikan harga. Harga daging sapi kini dibanderol Rp150.000 per kilogram, naik tipis dari harga normal Rp140.000 per kilogram. Mimin, pedagang daging di pasar setempat, menyebutkan bahwa tren ini merupakan siklus tahunan menjelang Ramadan.
“Biasanya harga saat bulan puasa akan turun lagi, namun akan naik lagi jelang lebaran,” tutur Mimin. Ia menjelaskan bahwa meningkatnya konsumsi masyarakat menjadi pemicu utama kenaikan harga tersebut.
| Nama Komoditas | Harga Sebelumnya (Rp) | Harga Saat Ini (Rp) | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | 40.000 | 100.000 | +150% |
| Bawang Merah | 40.000 | 52.000 | +30% |
| Telur Ayam (Eceran) | 28.000 | 35.000 | +25% |
| Daging Sapi | 140.000 | 150.000 | +7,1% |
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga, mengingat bulan Ramadan merupakan periode dengan tingkat konsumsi pangan tertinggi sepanjang tahun.
Menurut data Dinpanpertan Bangka, total ketersediaan daging ayam yakni sebanyak 17.925 akarkas atau kilogram.
Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Pantau harga pangan terbaru hari ini 18 Februari 2026. Cabai rawit merah tembus Rp88.600/kg, telur ayam Rp32.200/kg. Cek daftar lengkap harga sembako PIHPS di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Pantauan di Pasar Gedhe Klaten, Senin (9/3), harga beras lokal medium IR-64 stabil Rp14.000 per kilogram, dan beras Bulog SPHP tetap Rp12.500 per kilogram.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved