Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
WILAYAH Timur Laut Amerika Serikat tengah bersiap menghadapi salah satu badai musim dingin paling dahsyat dalam hampir satu dekade terakhir. Sebanyak 54 juta orang kini berada di bawah peringatan cuaca ekstrem, sementara kota-kota besar termasuk New York City mulai memberlakukan pembatasan perjalanan total guna menghindari jatuhnya korban jiwa.
Badai berjenis nor'easter ini diprediksi akan membawa kombinasi mematikan berupa salju lebat, angin kencang, dan banjir pesisir mulai Minggu malam hingga Senin. Kondisi ini memaksa para gubernur di negara bagian Connecticut, Delaware, New Jersey, Rhode Island, hingga New York mengumumkan status darurat.
Wali Kota New York, Zohran Mamdani, secara resmi mengumumkan larangan perjalanan total mulai Minggu pukul 21.00 hingga Senin pukul 12.00 waktu setempat. Seluruh sekolah diliburkan, sementara jalan raya, jembatan, dan terowongan ditutup bagi lalu lintas non-darurat.
Mamdani memperingatkan bahwa curah salju paling parah akan terjadi semalam suntuk dengan ketebalan mencapai 28 inci (sekitar 71 cm) di area tertentu.
"Ini akan menjadi sesuatu yang belum pernah kita lihat selama bertahun-tahun," ujar Gubernur New York, Kathy Hochul, saat mengaktifkan 100 anggota Garda Nasional. "Masyarakat akan berada dalam kegelapan (akibat pemadaman listrik). Long Island, New York City, dan Hudson hilir secara harfiah berada di mata badai ini."
Keganasan badai ini juga dirasakan di negara bagian tetangga. Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, menyatakan status darurat dan menghentikan seluruh layanan transit mulai Minggu sore. Ia menyebut fenomena ini sebagai "badai terburuk yang pernah kita lihat sejak 1996."
Di Connecticut, Gubernur Ned Lamont menandatangani perintah darurat yang melarang kendaraan komersial melintasi jalan raya negara bagian. Sementara itu, di sektor penerbangan, situs FlightAware mencatat lebih dari 3.500 penerbangan AS telah dibatalkan pada hari Minggu, dengan ratusan lainnya mengalami penundaan.
Cody Snell, meteorolog dari National Weather Service (NWS), menjelaskan bahwa meskipun badai nor'easter sering terjadi, skala dan intensitas kali ini sangat luar biasa untuk wilayah padat penduduk.
"Sudah beberapa tahun sejak kita melihat badai sebesar ini di wilayah yang sangat luas di bagian negara yang sangat padat ini," ungkap Snell.
Selain Amerika Serikat, wilayah Maritim Kanada juga bersiap menghadapi hantaman badai. Pesisir timur Nova Scotia diprediksi akan menjadi wilayah yang terdampak paling parah, dengan peringatan cuaca oranye yang berlaku mulai Senin pagi hingga Selasa dini hari.
Para pejabat di seluruh wilayah terdampak terus mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah, menghindari perjalanan yang tidak perlu, dan menyiapkan persediaan darurat karena potensi pemadaman listrik akibat pohon tumbang dan angin kencang yang mencapai 70 mph. (BBC/Z-2)
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
BPBD Jatim telah mendirikan 38 posko tanggap darurat maupun posko siaga darurat di seluruh kabupaten/kota serta menyiagakan 300 personel untuk penanganan bencana sebagai upaya kesiapan
BMKG Sumsel rilis peringatan dini cuaca 11 Maret 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang landa Lahat, OKU, hingga Pagar Alam pagi ini.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved