Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi menetapkan status "merah" atau "awas" menyusul meningkatnya ketinggian muka air di sejumlah sungai dan saluran irigasi. Langkah ini diambil sebagai respons atas cuaca ekstrem yang memicu luapan air di wilayah pemukiman dan jalan protokol.
Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menegaskan bahwa penetapan status ini merupakan bagian dari sistem peringatan dini agar masyarakat lebih waspada.
”Kami telah melakukan pemantauan sekaligus memberikan peringatan dini kepada semua masyarakat untuk bersiaga menghadapi banjir di tengah curah hujan yang masih tinggi," ujar Taufik di Tangerang, Jumat (20/2).
Titik Luapan dan Mitigasi
Berdasarkan data Dinas PUPR, peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam. Beberapa titik dilaporkan sudah mengalami limpasan air, di antaranya:
Pemkot Tangerang berkomitmen melakukan pemantauan berkala guna memperkuat mitigasi risiko, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan tinggi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
”Kami berharap ketinggian muka air sungai dan saluran air ini berangsur surut seiring dengan berhentinya hujan sejak pagi ini. Namun, kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk turut berpartisipasi meningkatkan aksi mitigasi banjir dengan melakukan pemantauan melalui aplikasi Si Pantau secara berkala," tambah Taufik.
Delapan Kecamatan Terdampak
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengungkapkan bahwa hujan deras disertai angin kencang sejak Kamis (19/2) malam telah mengakibatkan genangan dan insiden pohon tumbang. Debit air mulai meluap ke permukiman warga sejak pukul 03.00 WIB.
“Ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 50 sentimeter, berdampak pada akses jalan umum, kawasan permukiman, hingga kawasan industri,” ungkap Mahdiar.
Tercatat ada delapan kecamatan yang terdampak, yakni:
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran, serta relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
“Langkah yang dilakukan meliputi monitoring lapangan, koordinasi lintas instansi, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan personel dan perahu evakuasi, bantuan mobilisasi warga, hingga evakuasi dan pemotongan pohon tumbang yang membahayakan,” pungkas Mahdiar. (Ant/P-2)
Kawasan township CitraRaya Tangerang kini menjadi salah satu magnet utama wisata di wilayah barat Jakarta yang menawarkan kombinasi rekreasi, kuliner, dan belanja dalam satu kawasan mandiri.
Berdasarkan hasil penyidikan, aliran dana sebesar Rp960 juta diduga mengalir kepada kepala desa.
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BPBD Kota Tangerang menyatakan sebanyak sembilan wilayah kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian 40 - 150 cm akibat tingginya intensitas hujan.
Tim penyidik sedang melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap fakta hukum dan motif di balik peristiwa berdarah tersebut.
BMKG Sumsel rilis peringatan dini cuaca 11 Maret 2026. Hujan lebat, petir, dan angin kencang landa Lahat, OKU, hingga Pagar Alam pagi ini.
BNPB peringatkan risiko longsor susulan di TPST Bantargebang akibat hujan deras. Simak update pencarian korban dan daftar nama korban meninggal dunia di sini.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem ini.
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
Petani memanen kentang di lahan pertanian kawasan dataran tinggi Dieng, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved