Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem melonjak di 34 daerah Rabu (21/1), gelombang tinggi hingga 6 meter disertai hujan badai di perairan selatan membahayakan aktivitas pelayaran dan air laut pasang di perairan utara masih berlangsung.
Cuaca umumnya berawan dan hujan-sedang sudah mengguyur daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan semakin meningkat l, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 34 daerah.
Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran dan air laut pasang dengan ketinggian 1 meter kembali berlangsung pukul 19.00-24.00 WIB berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Awas, gelombang tinggi terutama di perairan selatan Jawa Tengah, sangat berbahaya bagi aktivitas pelayanan seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang maupun penumpang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini Rabu (21/1).
Selain gelombang tinggi disertai hujan dan badai, ungkap Retna Swasti Karini, air laut pasang di perairan utara berdampak banjir di sejumlah daerah Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati berpotensi semakin meningkat.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan cuaca ekstrem di Jawa Tengah Rabu (21/1) meningkat dibandingkan sebelumnya berada di 34 daerah, diminta untuk diwaspadai dampak yang ditimbulkan yakni bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
"Awas bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah rawan, karena cuaca ekstrem lebih meningkat dibanding sebelumnya," ujar Farita Rachmawati.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran dan Temanggung.
Selain itu, lanjut Farita Rachmawati, cuaca ekstrem juga berlangsung di Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban 60-95 persen," tambahnya. (H-2)
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
BMKG rilis peringatan gelombang tinggi hingga 4 meter di perairan Indonesia 19-22 Maret 2026. Cek daftar wilayah dan imbauan keselamatan pelayarannya.
Tujuh kru KM Ganda Nusantara 17 berhasil dievakuasi dengan bantuan KM Sabuk Nusantara 115 yang melintas di perairan tersebut setelah mengalami insiden di Maluku Utara.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
BBMKG Denpasar rilis peringatan dini gelombang 5 meter dan angin kencang 40 knot di Bali akibat bibit siklon 90S. Cek wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved