Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Awas, Gelombang Tinggi 6 Meter dan Cuaca Ekstrem di 34 Daerah di Jawa Tengah

Akhmad Safuan
21/1/2026 08:22
Awas, Gelombang Tinggi 6 Meter dan Cuaca Ekstrem di 34 Daerah di Jawa Tengah
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem melonjak di 34 daerah Rabu (21/1), gelombang tinggi hingga 6 meter disertai hujan badai di perairan selatan membahayakan aktivitas pelayaran dan air laut pasang di perairan utara masih berlangsung.

Cuaca umumnya berawan dan hujan-sedang sudah mengguyur daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan semakin meningkat l, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 34 daerah.

Gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan selatan mencapai 1,25-6 meter dan di perairan utara 1,25-2,5 meter cukup berbahaya terhadap aktivitas pelayaran dan air laut pasang dengan ketinggian 1 meter kembali berlangsung pukul 19.00-24.00 WIB berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.

"Awas, gelombang tinggi terutama di perairan selatan Jawa Tengah, sangat berbahaya bagi aktivitas pelayanan seperti kapal nelayan, tongkang, kapal barang maupun penumpang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Retna Swasti Karini Rabu (21/1).

Selain gelombang tinggi disertai hujan dan badai, ungkap Retna Swasti Karini, air laut pasang di perairan utara berdampak banjir di sejumlah daerah Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati berpotensi semakin meningkat.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati mengatakan cuaca ekstrem di Jawa Tengah Rabu (21/1) meningkat dibandingkan sebelumnya  berada di 34 daerah, diminta untuk diwaspadai dampak yang ditimbulkan yakni bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

"Awas bencana hidrometeorologi di sejumlah daerah rawan, karena cuaca ekstrem lebih meningkat dibanding sebelumnya," ujar Farita Rachmawati.

Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran dan Temanggung.

Selain itu, lanjut Farita Rachmawati, cuaca ekstrem juga berlangsung di Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban 60-95 persen," tambahnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya