Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WASPADAI cuaca ekstrem di daerah bagian tengah dan utara Jawa Tengah Selasa (30/12), BMKG juga mrnperibfatjaygelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan utara dan selatan serta air laut pasang (rob) yang hadiah berlangsung hingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Pada umumnya cuaca pagi berawan dan hujan ringan di Jawa Tengah bagian timur Selasa (30/12), memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bagian cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 22 daerah.
Gelombang tinggi mencapai 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, air laut pasang (rob) di perairan utara terjadi pada pukul 02.00-06.00 WIB juga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Waspadai kondisi perairan utara dan selatan, karena selain gelombang tinggi dan air laut pasang juga berpotensi terjadi hugan badai di perairan tersebut," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani Selasa (30/12).
Gelombang tinggi di perairan utara, lanjut Wahyu Sri Mulyani, terjadi hampur di seluruh kawasan perairan seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama kapal nelayan dan tongkang saat kecepatan angin diatas 15 knot.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan selain kondisi cuaca di perairan, Selasa (30/12) cuaca ekstrem juga berpotensi di 22 daerah di Jawa Tengah terutama di Jawa Tengah bagian tengah dan utara, sehingga dimintacwarfa untuk waspada bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Ferry Oktarisa, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Pati, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
"Berdasarkan pengamatan dinamika cuaca daerah lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, sehingga cukup mengganggu aktivitas warga," ujar Ferry Oktarisa.
Angin pada umumnya, ungkap Ferry Oktarisa, bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen. (H-2)
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Cek prakiraan cuaca Jakarta hari ini 19 Januari 2026. BMKG beri peringatan dini potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Senin (19/1) banjir di Kota Pekalongan meluas dari sebelumnya melanda 2 Kecamatan, kini telah merendam ribuanvrunah di 5 kecamatan yakni Wiradesa, Tirto, Sragi, Siwalan, dan Wonokerto.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan, seiring masih signifikannya pengaruh dinamika atmosfer global.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ke depan.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Meski beberapa bagian pesawat dan korban telah terlihat, proses evakuasi belum dapat dilakukan akibat cuaca ekstrem dan kondisi medan yang berat di lokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved