Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
WASPADAI cuaca ekstrem di daerah bagian tengah dan utara Jawa Tengah Selasa (30/12), BMKG juga mrnperibfatjaygelombang tinggi hingga 2,5 meter di perairan utara dan selatan serta air laut pasang (rob) yang hadiah berlangsung hingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Pada umumnya cuaca pagi berawan dan hujan ringan di Jawa Tengah bagian timur Selasa (30/12), memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur secara merata dengan waktu bervariasi, bagian cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 22 daerah.
Gelombang tinggi mencapai 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, air laut pasang (rob) di perairan utara terjadi pada pukul 02.00-06.00 WIB juga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati.
"Waspadai kondisi perairan utara dan selatan, karena selain gelombang tinggi dan air laut pasang juga berpotensi terjadi hugan badai di perairan tersebut," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani Selasa (30/12).
Gelombang tinggi di perairan utara, lanjut Wahyu Sri Mulyani, terjadi hampur di seluruh kawasan perairan seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa dan Pati-Rembang, cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama kapal nelayan dan tongkang saat kecepatan angin diatas 15 knot.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan selain kondisi cuaca di perairan, Selasa (30/12) cuaca ekstrem juga berpotensi di 22 daerah di Jawa Tengah terutama di Jawa Tengah bagian tengah dan utara, sehingga dimintacwarfa untuk waspada bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, menurut Ferry Oktarisa, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Pati, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Bumiayu dan Majenang.
"Berdasarkan pengamatan dinamika cuaca daerah lainnya di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, sehingga cukup mengganggu aktivitas warga," ujar Ferry Oktarisa.
Angin pada umumnya, ungkap Ferry Oktarisa, bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen. (H-2)
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
BMKG merilis prakiraan cuaca DKI Jakarta Jumat, 6 Februari 2026. Waspadai potensi hujan ringan di siang hari dan awan tebal sejak pagi hari.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BMKG memprakirakan Jakarta berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis siang dan sore hari. Simak rincian cuaca dan peringatan dini di sini.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta Kamis 5 Februari 2026. Waspadai potensi hujan petir dan angin kencang di seluruh wilayah DKI Jakarta. Cek detailnya!
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved