Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 27 Februari 2026 , Waspadai Cuaca Ekstrem di 10 Wilayah

Akhmad Safuan
27/2/2026 10:14
Cuaca Jawa Tengah Hari Ini 27 Februari 2026 , Waspadai Cuaca Ekstrem di 10 Wilayah
Cuaca berawan tebal terpantau dari Pulosari Pemalang menyelimuti Gunung Slamet Jumat (27/2) pagi(Akhmad Safuan/MI)

CUACA Jawa Tengah hari ini 27 Februari 2026 diprakirakan waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi di 10 daerah. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono mengatakan secara umum cuaca di Jawa Tengah diguyur hujan ringan-sedang, bahkan cuaca ekstrem berlangsung di 10 daerah.

Masyarakat diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Adapun 10 daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Agus Triyono, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kajen, Slawi, Brebes, Tegal, Bumiayu dan Majenang, bahkan dimungkinkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir juga berkembang di daerah lainnya.

Cuaca di Jawa Tengah pada pagi umumnya berawan, namun hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur di kawasan pegunungan Jawa Tengah bagian selatan, memasuki siang, sore hingga awal malam Intensitas hujan meningkat merata dan bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.

"Daerah lainnya hujan ringan-sedang, angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Agus Triyono. 

Air Laut Pasang dan Gelombang Tinggi

BMKG juga memperingatkan adanya kemungkinan air laut pasang  (rob) serta gelombang tinggi 2,5 meter di perairan utara Jawa Tengah. Warga diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

"Selain berlangsung air laut pasang dengan ketinggian maksimum 1 meter di perairan utara hingga berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga kembali berlangsung di perairan selatan dan utara. "Waspasa terhadap aktivitas pelayaran," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari.

Air laut pasang di perairan utara, lanjut Lessy Andari, berlangsung pada pukul 16.00-19.00 WIB tersebut, berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah hingga Ajan mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya