Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan. Pagi, umumnya cuaca berawan dan hujan ringan di sejumlah daerah di Pantura bagian timur.
Memasuki siang, sore, hingga awal malam hujan ringan-sedang mengguyur secara merata di Jawa Tengah. Bahkan 33 daerah berpotensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah, Rabu (4/2). Demikian juga dengan air laut pasang (rob) di perairan utara dengan ketinggian maksimum 0,9 meter pada pukul 20.00-24.00 WIB dapat berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Tetap waspadai gelombang tinggi disertai hujan badai di perairan Jawa Tengah, karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, maupun barang dan orang," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio.
Sedangkan air laut pasang, menurut Doni Prastio, kondisi mulai menurun dibanding sehari sebelumnya. Warga di daerah Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, dan Pati diminta untuk siaga banjir akibat rob.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan cuaca ekstrem berpotensi merata terjadi di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Ia meminta warga di puluhan daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
"Hanya tiga daerah yang tidak berpotensi cuaca ekstrem. Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam. Suhu 18-32 derajat celsius dan kelembapan udara 60%-95%," ujar Ferry Oktarisa. (I-2)
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 6 Maret 2026 menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi merata di 34 daerah di Jawa Tengah Jumat (6/3) bahkan hujan badai masih berlangsung.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 5 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMK cuaca ekstrem akibat bibit siklon 90S yakni hujan lebat di 32 wilayah
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 19 daerah di Jawa Tengah (Jateng), Rabu (19/11). Warga diminta waspada bencana hidrometeorologi
POTENSI cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di 4 daerah di Jawa Tengah Selasa (5/8). Warga diminta untuk waspada bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi di perairan selatan Jateng
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved