Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada Rabu (31/12). Peringatan ini disampaikan menyusul masih aktifnya Siklon Tropis Haile serta kemunculan bibit siklon tropis 90S yang memengaruhi dinamika atmosfer di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG menilai kombinasi kedua sistem tersebut berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat, disertai angin kencang di wilayah Sumatra, Jawa bagian barat, hingga Kalimantan.
BMKG menjelaskan bahwa Siklon Tropis Haile saat ini berada di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan telah melemah menjadi kategori 2. Dalam 24 jam ke depan, siklon ini diperkirakan terus melemah dan bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia, menuju perairan Australia bagian barat.
Meski melemah, Siklon Haile masih memberikan dampak signifikan terhadap cuaca Indonesia, antara lain:
Selain Siklon Haile, BMKG juga memantau bibit siklon tropis 90S di Samudra Hindia barat daya Lampung. Sistem ini memiliki:
Dalam 24 jam ke depan, bibit siklon 90S diperkirakan bersifat persisten dengan pergerakan relatif stasioner hingga perlahan ke arah tenggara. Pada periode 24–72 jam, sistem ini berpotensi sedikit menguat dengan kecepatan angin 20–25 knot, meskipun peluang berkembang menjadi siklon tropis masih rendah.
Keberadaan bibit siklon 90S berpotensi memicu:
BMKG juga mendeteksi adanya sirkulasi siklonik di utara Kalimantan Barat. Sistem ini membentuk daerah pertemuan angin yang memanjang:
Kondisi tersebut dinilai mampu meningkatkan potensi hujan lebat di wilayah Kalimantan.
BMKG menetapkan status waspada untuk wilayah berikut:
Hujan disertai petir:
Hujan sedang:
Hujan ringan:
Berawan tebal:
Hujan sedang:
Hujan ringan:
Berawan hingga berawan tebal:
BMKG mengimbau masyarakat untuk:
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved