Headline
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi iklim tahun ini. Musim kemarau di Indonesia pada 2026 diprediksi akan berlangsung lebih lama dan memiliki tingkat kekeringan yang lebih tinggi dibandingkan tahun 2025.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pergeseran pola cuaca tahun ini akan membuat sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim kemarau lebih cepat dari biasanya.
"Diprediksi di sebagian besar wilayah Indonesia, datangnya akan lebih maju. Kemudian juga nanti akan lebih panjang ya. Ini kalau bahasa awamnya bahwa di tahun 2026 itu relatif lebih kering daripada tahun 2025," ujar Faisal di Kantor BMKG Jakarta seperti dikutip dari Antara, Rabu (4/3).
Awal musim kering ini diprediksi akan menyapa 114 zona musim mulai April 2026, lalu secara bertahap meluas ke wilayah lain pada Mei dan Juni.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengungkapkan bahwa sebanyak 451 zona musim akan mengalami kondisi "di bawah normal" atau cenderung lebih kering dari biasanya.
"Sedangkan kondisi-kondisi yang perlu kita waspadai yaitu kondisi daerah-daerah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal," tutur Ardhasena.
Berikut adalah wilayah-wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemarau kering:
(Ant/P-4)
BMKG memproyeksikan sifat musim kemarau 2026 secara umum akan bersifat Bawah Normal atau lebih kering dari biasanya di 451 ZOM (64,5%) dan Normal di 245 ZOM (35,1%).
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
BMKG Wamena mengimbau warga di 8 kabupaten Papua Pegunungan waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor hingga April 2026.
BMKG memproyeksikan sifat musim kemarau 2026 secara umum akan bersifat Bawah Normal atau lebih kering dari biasanya di 451 ZOM (64,5%) dan Normal di 245 ZOM (35,1%).
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
BMKG memprediksi sebagian wilayah di Indonesia akan memasuki musim kemarau lebih awal. Puncak musim kemarau Agustus
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia akan lebih kering dibanding 2025. Awal kemarau maju ke April 2026. Simak daftar wilayah terdampak di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved