Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi. Peringatan ini berlaku khususnya untuk wilayah perairan Banyuasin dan sekitarnya dalam periode 18 hingga 21 Februari 2026.
Ketua Tim Data dan Informasi BMKG SMB II Palembang, Sinta Andayani, mengungkapkan bahwa ketinggian gelombang diperkirakan akan berada pada rentang 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini dipicu oleh pola cuaca sinoptik yang signifikan di wilayah tersebut.
Menurut pantauan BMKG, pola angin di wilayah Sumatra Selatan secara umum bertiup dari arah barat laut hingga utara. Kecepatan angin diprediksi mencapai 6 hingga 25 knot, yang secara teknis memicu peningkatan tinggi gelombang di permukaan laut.
Kondisi cuaca ini sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran. Berikut adalah parameter keselamatan yang harus diperhatikan:
| Jenis Kapal | Batas Kecepatan Angin | Batas Tinggi Gelombang |
|---|---|---|
| Perahu Nelayan | 15 Knot | 1,25 Meter |
| Kapal Tongkang | 16 Knot | 1,50 Meter |
Menyikapi informasi dari BMKG, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Palembang bersiap mengeluarkan Notice to Mariners (NtM). Dokumen ini berfungsi sebagai pemberitahuan resmi bagi para pelaut agar menunda atau meningkatkan kewaspadaan saat melintas.
"Keselamatan perairan Sungai Musi beberapa hari ke depan sangat bergantung pada informasi cuaca dari pihak BMKG," ujar Kepala KSOP Kelas 1 Palembang, Laksamana Pertama TNI Idham Faca.
Ia menegaskan bahwa kapal yang melintas dapat diperingati atau bahkan disetop operasionalnya jika ditemukan tiga faktor utama: persoalan hukum, faktor cuaca yang tidak bersahabat, serta ketidaksesuaian spesifikasi kapal terkait izin maupun legalitas.
Fokus utama kewaspadaan berada di perairan Banyuasin, namun dampak rambatan gelombang juga dapat dirasakan di wilayah pesisir timur Sumatera Selatan lainnya.
Pada periode ini, pola angin barat laut seringkali membawa massa udara yang kuat, yang jika bertemu dengan kondisi topografi perairan tertentu akan memicu peningkatan tinggi gelombang secara signifikan.
Meskipun Sungai Musi relatif lebih tenang dibandingkan laut lepas, arus dan tinggi muka air dapat terpengaruh oleh pasang surut laut yang ekstrem akibat gelombang tinggi di muara. (Ant/Z-10)
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 17 Februari 2026.
BMKG menyatakan bahwa dinamika atmosfer yang masih signifikan dalam beberapa hari ke depan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi.
BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Jakarta 16 Februari 2026. Jaksel status Siaga hujan lebat, Kepulauan Seribu waspada petir. Cek detailnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada periode 15 hingga 21 Februari 2026
BMKG peringatkan gelombang tinggi 1,25–2,5 meter di perairan Sumatera Utara 18–20 Feb 2026. Nelayan diminta waspada terhadap keselamatan pelayaran.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved