Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Ledakan Petasan Makan Korban di Pekalongan, Polisi Lakukan Penanganan

Supardji Rasban
20/2/2026 22:05
Ledakan Petasan Makan Korban di Pekalongan, Polisi Lakukan Penanganan
Ilustrasi Petasan(ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

PERISTIWA ledakan petasan kembali menelan korban anak-anak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah. Sejumlah anak belasan tahun dilaporkan mengalami luka serius setelah bermain petasan, dengan satu korban mengalami cedera parah pada bagian mata dan harus dirujuk ke rumah yang fasilitasnya lebih lengkap.

Kapolsek Buaran, AKP Sunarto, membenarkan kejadian tragis tersebut. Peristiwa bermula saat sekelompok anak yang masih di bawah umur bermain petasan. Salah satu petasan meledak dan percikannya mengenai beberapa anak yang berada di lokasi.

“Benar, kejadian berawal dari anak-anak yang bermain petasan. Ledakan tersebut mengenai korban dan mengakibatkan luka cukup serius, terutama pada bagian mata salah satu korban,” ujar AKP Sunarto saat dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).

Akibat kejadian itu, para korban langsung dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan siaran pers rumah sakit, dua pasien anak korban ledakan petasan dari dua lokasi yang berbeda tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) hampir bersamaan.

Korban masing-masing berinisial MAA (11), warga Karangdadap, Kabupaten Pekalongan mengalami luka robek dan cedera pada tangan kanan akibat ledakan petasan. Setelah mendapatkan perawatan awal, pasien dinyatakan perlu menjalani rawat inap untuk observasi dan perawatan intensif oleh dokter spesialis ortopedi.

Sementara itu, korban kedua berinisial MKF (14,5), warga Banyurip Ageng, mengalami cedera lebih serius. Hasil pemeriksaan dokter menemukan luka robek signifikan pada bola mata sebelah kiri akibat trauma ledakan. 

Pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk pasien ke rumah sakit tipe A dengan peralatan yang lebih lengkap guna mendapatkan penanganan lanjutan dari dokter spesialis mata.

“Karena terdapat luka robek pada bola mata sebelah kiri, pasien memerlukan penanganan spesialis mata lanjutan. Saat ini pasien dalam proses transfer ke rumah sakit rujukan,” kata Manajer Pelayanan Medis RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, Maria Ulfa, dalam keterangan tertulisnya.

Selain dua korban tersebut, Kapolsek Buaran juga menyebut terdapat beberapa anak lain yang mengalami luka lecet akibat serpihan petasan. Para korban luka ringan tersebut telah mendapatkan perawatan jalan dan diperbolehkan pulang.

Sunarto menegaskan kasus ledakan petasan ini masih dalam penanganan Polsek Buaran, wilayah hukum Polres Pekalongan Kota. Pihak kepolisian masih mendalami asal petasan serta pihak yang bertanggung jawab dalam kejadian tersebut. (JI)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya