Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Desa Capgwen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu (14/2) malam. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.
Anggota kepolisian dari Polda Jawa Tengah dan Polres Pekalongan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti setelah menerima laporan terjadi penembakan di rumah anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwah.
"Saya kaget dengan adanya peristiwa itu, karena saya merasa tidak mempunyai musuh maupun persaingan usaha dengan pihak lain," kata tokoh masyarakat Ahmad Muzakhim, 55, merupakan suami Nur Fatwah, Minggu (15/2).
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam penembakan tersebut, ungkap Ahmad Muzakhim, naun ditemukannya proyektil peluru yang bersarang di tembok rumah dan kini telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Sebelum kejadian penembakan itu, ungkap Ahmad Muzakhim, ia bersama dua rekannya pergi ke Kecamatan Talun untuk membeli telur sebanyak empat tong, kemudian melanjutkan aktivitas dengan makan malam di Grogolan dan menyalurkan bantuan banjir ke Pesanggrahan dan Bebel.
Sekitar pukul 20.30 WIB, lanjut Ahmad Muzakhim, ada dua tamu datang ke rumah. Kemudian, sebuah motor berhenti sejenak di depan rumah dan melepaskan satu kali tembakan hingga suasana berubah mencekam.
Mendengar suara tembakan cukup keras, Ahmad Muzakhim mengatakan langsung keluar rumah dan melihat pelaku menggunakan motor metic. Ia memakai helm dan masker sudah kabur meninggalkan lokasi. "
Kenjadian sekitar pukul 22.00 WIB, saya berniat mengejar, tetapi urung karena takut ikut tertembak, sehingga langsung menghubungi kepolisian," tambahnya.
Kepala Polsek Kedungwuni Iptu Amin mengatakan setelah mendapat laporan itu, petugas gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polres Pekalongan dan Polsek langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, olah TKP, mencari barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus tersebut, sehingga belum dapat mengetahui secara persis motif dari penembakan oleh orang tidak dikenal," ujar Amin. (H-4)
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
Kerusakan jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga telah memakan banyak korban kecelakaan, termasuk merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kepolisian setempat.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved