Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGATASI banjir yang tidak kunjung surut hingga 3 pekan lamanya di Kabupaten dan Kota Pekalongan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kerahkan belasan unit pompa air berkapasitas besar dan salurkan bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah kepada warga terdampak.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (11/2) belasan pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 39-120 sentimeter hingga mengakibatkan ribuan rumah terendam dan plwarga bertahan di sejumlah titik pengungsian.
Akibat banjir merendam hingga 3 pekan lamanya tidak kunjung surut, ratusanvwarga Tirto, Kabupaten Pekalongan sebelumnya mendatangi kantor bupati untuk meminta agar banjir segera diatasi, karena selain mengakibatkan warga kesulitan beraktivitas juga perekonomian lumpuh.
"Kita sudah kirim dan pasang 12 unit pompa portabel yakni 8 unit pompa dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah, 4 unit pompa dari BPBD Kabupaten/kota Demak, Kota Semarang, Kota Surakarta, dan Pemalang," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan Rabu (11/2).
Belasan pompa air portabel berkapasitas besar tersebut, lanjut Bergas Catursasi Penanggungan, merupakan intruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai upaya percepatan penanganan banjir yang hingga kini masih merendam Kabupaten dan Kota Pekalongan, sehingga diharapkan dapat segera surut.
Selain upaya penanganan dengan pompanisasi, menurut Bergas Catursasi Penanggungan, juga melakukan penanganan darurat dengan peninggian tanggul sungai menggunakan sandbag bekerja sama dengan Pusdataru, DPUPR dengan TNI dan Polri. "Saldhvsatu penyebab banjir sulut surut karena limpasan air dari Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri," tambahnya.
Tidak hanya itu, ungkap Bergas Catursasi Penanggungan, dalam penanganan banjir di Pekalongan tersebut, Pemrov Jawa Tengah juga telah menyalurkan bantuan yakni senilai Rp169.731.854 untuk Kota Pekalongan dan senilai Rp182.236.270 untuk Kabupaten Pekalongan hingga total mencapai Rp359.395.578.
Bantuan disalurkan Pemerintah Jawa Tengah, demikian Bergas Catursasi Penanggungan, terus berlanjut untuk korban banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan melalui Dinsos, BPBD dan Dishanpan setempat serta dari Korpri Provinsi Jawa Tengah, sehingga diharapkan masalah dasar warga terdampak dapat teratasi lebih awal. (H-2)
Seperti diketahui bencana banjir Pekalongan yang telah merendam permukiman mereka selama hampir satu bulan hingga saat ini masih belum tertangani dengan baik.
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
Meski Sungai Bremi berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, pemerintah pusat harus turun tangan karena banjir telah mengganggu fasilitas umum dan keselamatan masyarakat.
MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).
Banjir Pekalongan dan kecelakaan KA Menoreh di Cirebon menyebabkan sejumlah kereta di Stasiun Brebes terlambat hingga lebih dari satu jam.
Polisi menyelidiki kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved