Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DAMPAK banjir di Pekalongan serta kecelakaan Kereta Api (KA) Menoreh dengan truk tangki di Cirebon menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api mengalami keterlambatan. Di Stasiun Brebes, Jawa Tengah, kedatangan dan keberangkatan KA terlambat hingga lebih dari satu jam, Rabu siang.
Pantauan hingga pukul siang menunjukkan beberapa kereta terdampak, di antaranya KA Kaligung, Tawangjaya Premium, Gunung Jati, Dharmawangsa, dan KA Menoreh. Rata-rata keterlambatan berkisar antara 40 menit hingga lebih dari satu jam.
Keterlambatan ini terjadi akibat dua faktor utama, yakni perbaikan rel pascabanjir di wilayah Pekalongan serta proses evakuasi lokomotif dan penanganan jalur akibat kecelakaan KA Menoreh dengan truk tangki di dekat Stasiun Babakan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada Rabu dini hari.
Salah seorang calon penumpang KA Menoreh, Warniti, mengaku harus menunggu lebih lama dari jadwal semula.
“Kereta Eksekutif Menoreh dari Semarang tujuan Jakarta yang saya tunggu terlambat sekitar 50 menit,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Brebes.
Warniti berharap perbaikan rel pascabanjir di Pekalongan serta penanganan kecelakaan di Cirebon dapat segera diselesaikan. “Mudah-mudahan cepat normal kembali supaya penumpang tidak terus mengalami keterlambatan sampai tujuan,” katanya.
Diketahui sebelumnya, KA Menoreh relasi Semarang Tawang-Pasar Senen menabrak sebuah truk di perlintasan sebidang tak terjaga di petak jalan Stasiun Babakan-Waruduwur, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 02.47 WIB. Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan kereta api di jalur utara Jawa.
Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, memastikan kondisi penumpang dalam keadaan aman.
“Tidak ada penumpang yang mengalami cedera. Satu orang asisten masinis terluka dan sudah mendapatkan perawatan di RSUD Waled, Kabupaten Cirebon,” ujarnya kepada wartawan. (Z-10)
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
Penggunaan Silpa berjalan secara transparan. Pemanfaatannya dilakukan untuk program prioritas.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Bencana yang mendominasi sepanjang 2025 lalu yaitu pohon tumbang dengan 67 kejadian, bangunan ambruk sebanyak 45 kejadian, cuaca ekstrem sebanyak 18 kejadian, banjir 11 kejadian.
Keputusan untuk melanjutkan operasional KA tambahan pada masa angkutan Nataru dilakukan berdasarkan hasil evaluasi terhadap tren pergerakan penumpang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved