Headline

SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

3 Hari Pencarian, 4 Nelayan yang Hilang di Indramayu Masih belum Ditemukan

Nurul Hidayah    
02/3/2026 16:29
3 Hari Pencarian, 4 Nelayan yang Hilang di Indramayu Masih belum Ditemukan
Tim SAR melakukan apel sebelum pencarian.(Dok. Tim SAR)

TIM SAR masih melakukan pencarian terhadap 4 nelayan dan anak buah kapal (ABK) yang hilang tenggelam akibat ditabrak tongkang di perairan Indramayu

“Basarnas melalui Pos SAR Cirebon bersama SAR Gabungan hari ini kembali melanjutkan pencarian terhadap 4 awak Kapal KM AlMujib  GT 6 yang hilang,” tutur Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, Senin (2/3). Pencarian, lanjut Ade, dilakukan dengan mengerahkan KN SAR Setyaki 202 yang bertolak dari Dermaga Pelabuhan Cirebon. Selain itu pencarian juga didukung oleh kapal VIII 2472 Polair Polres Indramayu yang bergerak dari Pelabuhan Karangsong dan RBB KPLP Indramayu. 

“Proses pencarian dilakukan dengan menyisir di sekitar lokasi kejadian. Sesuai dengan prediksi SAR Map serta berdasarkan peta prediksi sebaran korban,” tutur Ade. 

Sebelumnya kejadian bermula saat KM Almujib berlayar dari Pelabuhan Karangsong menuju perairan sekitar pulau rakit  atau pulau biawak, Sabtu (28/2) sekitar pukul 13.00 WIB. KM Almujib membawa 8 ABK dimana salah satunya merupakan nahkoda bernama Jupri Priyanto. Sesampainya di perairan gugusan kepulauan Rakit, mereka pun langsung tebar jala. Setelah selesai tebar jala, para awak pun melakukan  bersih bersih kapal hingga pukul 19.00 WIB dan melakukan istirahat.

Sekitar pukul 22.00 WIB, salah satu ABK, Avin, terbangun dan melihat sebuah kapal tongkang dengan nomer lambung 3009 mendekat dan langsung menabrak kapal di lambung sebelah kiri. Akibatnya KM. Almujib terseret selama 10 menit sampai air masuk kedalam perahu. Para ABK berupaya untuk menyelamatkan diri dengan berpegangan jerigen dan gabus. 

Sebanyak dua ABK masing-masing atas nama Carudin, 48, dan Alfianto,20, berhasil selamat. Keduanya ditemukan dan dievakuasi oleh KM. Cahaya Langgeng dan langsung dibawa ke Karangsong pada Minggu (1/3)  dan diserahkan ke keluarga korban. Selain  itu sebanyak 2 awak kapal dilaporkan meninggal dunia yaitu atas nama Jupri, 35, dan Wandi ,39. 

Selanjutnya masih ada 4 awak kapal hingga kini belum ditemukan dan tengah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Masing-masing atas nama Ari wibowo ,23, Asep Agustina, 24, Masud,38,  dan Ono, 50. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya