Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pekerja Perusahaan Sawit yang Tenggelam di Sungai Santan, Kukar, Ditemukan Meninggal

Yovanda Izabella
20/1/2026 15:28
Pekerja Perusahaan Sawit yang Tenggelam di Sungai Santan, Kukar, Ditemukan Meninggal
Evakuasi pekerja perusahaan sawit yang tewas tenggelam di Kutai Kertanegara.(Dok. SAR Kutai Kertanegara)

SEORANG pekerja perusahaan sawit bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33) tenggelam di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur. Korban ditemukan meninggal dunia pada hari kedua pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 14.00 WITA. Saat itu korban terjatuh ke sungai ketika memindahkan buah sawit menggunakan seling gantung. Korban yang tidak bisa berenang langsung tenggelam dan hilang terbawa arus.

Laporan kejadian diterima Pos SAR Kutai Timur pada Senin, 19 Januari 2026 pukul 05.40 WITA. Tim Rescue Pos SAR Kutai Timur bergerak ke lokasi pukul 06.00 WITA dan tiba sekitar pukul 13.00 WITA.

Pada hari pertama pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan rubber boat, perahu warga, dan peralatan SAR air. Hingga sore hari, hasil pencarian masih nihil.

Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa, 20 Januari 2026, sejak pukul 07.00 WITA. Sekitar pukul 08.56 WITA, korban ditemukan sekitar sembilan kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka di Desa Santan Ulu untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Koordinator Pos SAR Kutai Timur, Aries Setiawan, mengatakan operasi SAR kemudian diusulkan ditutup.

“Pada hari kedua korban berhasil ditemukan sekitar sembilan kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan,” ujar Aries.

Ia menyebut, pencarian sempat terkendala arus sungai yang deras serta potensi ancaman binatang buas. Meski demikian, seluruh personel tetap mengutamakan keselamatan selama proses pencarian dan evakuasi.

Operasi SAR melibatkan Pos SAR Kutai Timur, Polsek Marangkayu, Koramil Marangkayu, BPBD Kutai Kartanegara, Disdamkarmatan Kukar, pemerintah kecamatan, keluarga korban, serta warga sekitar.
(H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya