Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Banjir Pekalongan dan Kecelakaan di Cirebon Hambat Perjalanan KA, Jadwal di Stasiun Brebes Terlambat

Supardji Rasban
21/1/2026 16:37
Banjir Pekalongan dan Kecelakaan di Cirebon Hambat Perjalanan KA, Jadwal di Stasiun Brebes Terlambat
Rangkaian kereta api berjalan melewati banjir Pekalongan.(Dok. Antara)

KOMBINASI faktor alam banjir Pekalongan dan insiden kecelakaan lalu lintas mengakibatkan gangguan signifikan pada operasional perjalanan kereta api di lintas utara Jawa. Sejumlah keberangkatan dan kedatangan kereta api di Stasiun Brebes, Jawa Tengah, mengalami keterlambatan hingga lebih dari satu jam pada Rabu (21/1/2026).

Kondisi ini dipicu oleh dua peristiwa besar: perbaikan rel pascabanjir di wilayah Pekalongan dan insiden tabrakan antara KA Menoreh dengan truk tangki di wilayah Cirebon, Jawa Barat.

Daftar Kereta Api yang Mengalami Keterlambatan

Berdasarkan pantauan di Stasiun Brebes hingga Rabu siang, keterlambatan jadwal berkisar antara 40 menit hingga 60 menit lebih. Beberapa rangkaian kereta api yang terdampak langsung di antaranya:

  • KA Kaligung
  • KA Tawangjaya Premium
  • KA Gunung Jati
  • KA Dharmawangsa
  • KA Menoreh

Keterlambatan ini dikeluhkan oleh para calon penumpang. Warniti, salah satu penumpang KA Menoreh tujuan Jakarta, menyebutkan bahwa jadwal keberangkatannya tertunda cukup lama dari estimasi awal. "Saya naik KA Menoreh dari Semarang mau ke Jakarta, di Brebes ini terlambat sekitar 50 menit," ujarnya.

Kronologi Kecelakaan KA Menoreh vs Truk Tangki di Cirebon

Gangguan operasional paling parah disebabkan oleh kecelakaan yang melibatkan KA Menoreh relasi Semarang Tawang - Pasar Senen. Kereta tersebut menabrak sebuah truk di perlintasan tidak terjaga yang berlokasi di petak jalan Stasiun Babakan - Waruduwur, Desa Dompyong Kulon, Kabupaten Cirebon.

Insiden maut tersebut terjadi pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.47 WIB. Kerasnya benturan mengakibatkan kerusakan pada lokomotif dan menghambat jalur perlintasan utama.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, memastikan bahwa seluruh penumpang dalam kondisi aman. "Kondisi penumpang aman dan tidak ada yang cedera. Namun, satu petugas asisten masinis mengalami luka-luka dan saat ini sudah dievakuasi ke RSUD Waled, Kabupaten Cirebon," jelas Muhibbuddin kepada jurnalis.

Dampak Banjir Pekalongan terhadap Jalur Rel

Selain kecelakaan di Cirebon, perjalanan kereta api juga terhambat oleh proses normalisasi jalur di wilayah Pekalongan. Banjir yang menggenangi kawasan tersebut sebelumnya mengharuskan petugas melakukan perbaikan rel guna memastikan keamanan perjalanan.

Pihak PT KAI terus berupaya mempercepat penanganan pascakecelakaan di Cirebon dan perbaikan rel di Pekalongan agar jadwal perjalanan kereta api dapat kembali normal secepatnya. Para penumpang diimbau untuk memantau aplikasi Access by KAI secara berkala untuk mendapatkan informasi terkini mengenai posisi kereta. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya