Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Menhub Tinjau Jalur KA Stasiun Pekalomgan-Sragi, Evaluasi Hadapi Lebaran

Supardji Rasban
21/1/2026 17:20
Menhub Tinjau Jalur KA Stasiun Pekalomgan-Sragi, Evaluasi Hadapi Lebaran
Menhub Dudy Purwagandhi.(MI/Supardji)

MENTERI Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, meninjau jalur kereta api yang kembali terendam banjir di rute Stasiun Pekalongan hingga Sragi, Jawa Tengah, Rabu (21/1).

Peninjauan untuk mengevaluasi keamanan perjalanan kerera api sekaligus sebagai persiapan menghadapi angkutan Lebaran.

Dudy bersama jajaran PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan pemerintah daerah, mengecek langsung kondisi jalur rel yang kembali tergenang banjir di wilayah Pekalongan. Genangan air terlihat di sejumlah titik jalur rel, yang sebelumnya sempat mengganggu perjalanan kereta api. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat intensitas banjir tahun ini dinilai lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dudy menuturkan kondisi jalur rel kerera api masih terendam banjir setelah hujan deras kembali turun di wilayah dan menyebabkan genangan air yang sebagian merendam jalur rel di wilayah ini.

"Hasil pengecekan ini juga menjadi evaluasi menghadapi lebaran nanti," ujar Dudy.

Dudy menyebut PT KAI telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang. Namun, penanganan banjir di jalur kereta api tidak bisa dilakukan sendiri oleh PT KAI, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah hingga kementerian dan lembaga terkait.

"Tidak mungkin PT KAI melakukan sendirian. Perlu kerja sama dengan Pemda, Pemerintah provinsi, dan instansi lain  terutama yang berkaitan dengan lingkungan dan sungai," terang Dudy.

Terkait masih adanya keterlambatan perjalanan kereta api, Menhub menjelaskan hal tersebut disebabkan oleh pembatasan kecepatan di sejumlah titik yang masih tergenang air. "Pembatasan  dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api," jelasnya.

Dudy menargetkan perbaikan jalur dapat dilakukan secepat mungkin, dengan harapan kondisi cuaca mendukung dan curah hujan tidak kembali tinggi. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, tanpa mengesampingkan faktor keselamatan.

"Banjir di Pekalongan juga menjadi bahan evaluasi nasional, mengingat wilayah ini sebelumnya tidak termasuk titik rawan yang diantisipasi oleh PT KAI," jelas Dudy.

Menurut Dudy pemerintah memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengantisipasi titik-titik rawan baru banjir di jalur kereta api, khususnya menjelang angkutan Lebaran. 

"Pemerintah tentu berharap dengan percepatan penanganan dan kerja sama lintas sektor, perjalanan kereta api dapat kembali normal dan aman bagi masyarakat," pungkasnya. (JI/E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya