Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG bulan suci Ramadan, jajaran Polresta Cirebon menyita ratusan botol minuman keras (miras) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, jajaran Polresta Cirebon mengintensifkan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) melalui razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon. Hasilnya, sebanyak 108 botol minuman keras (miras) berbagai merek serta miras tradisional jenis ciu pun berhasil disita.
“Razia tersebut merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang Ramadan,” tutur Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, Rabu (18/2).
Selain ratusan botol miras yang disita, Kemudian para penjual miras tersebut juga langsung diproses tipiring. Dijelaskan Imara, razia pekat tersebut dilaksanakan secara intensif oleh seluruh jajaran, mulai dari tingkat Polresta hingga Polsek. Langkah itu dilakukan untuk menekan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban masyarakat.
“Pemberantasan miras ilegal menjadi salah satu prioritas menjelang Ramadan,” tutur Imara. Tujuannya tidak lain untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Pada kesempatan yang sama, Imara pun mengajak kepada masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan sebagai upaya pencegahan terjadinya tindak pidana kriminalitas.
“Kami juga meminta agar warga segera melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran miras maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya. Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Partisipasi masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan,” tutur Imara.
Selanjutnya masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui layanan hotline 110 atau nomor pengaduan 08112497497. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan langsung ditindaklanjuti, dan petugas akan segera menuju lokasi guna menjaga kondusivitas wilayah hukum Polresta Cirebon tetap aman menjelang Ramadan 1447 H. (H-3)
Pemkot Cirebon sendiri telah melakukan sejumlah efisiensi untuk penghematan, baik itu penghematan energy maupun anggaran daerah.
Jika kebijakan WFH kembali diterapkan, diperlukan pengaturan teknis yang jelas di setiap perangkat daerah.
Puncak arus balik Lebaran 2026 di Terminal Harjamukti Cirebon terjadi hari ini (25/3). Jumlah penumpang ke Jakarta naik 15%. Cek prediksi gelombang kedua di sini.
MANAJER Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menjelaskan total penumpang kereta api selama periode 11 Maret hingga 20 Maret 2026, sebanyak 93.048 orang.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
TIM SAR masih melakukan pencarian terhadap 4 nelayan dan anak buah kapal (ABK) yang hilang akibat ditabrak tongkang di perairan Indramayu.
Momentum Ramadan mendorong spektrum belanja yang lebih luas—dari kebutuhan harian hingga pengeluaran yang lebih aspiratif.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Human Initiative terus melakukan evaluasi dalam setiap pelaksanaan program.
Konsumsi makanan dengan kadar gula maupun garam tinggi dapat menyebabkan kulit kehilangan hidrasi dan menjadi lebih kering.
Inisiatif ini hadir sebagai solusi nyata bagi para pekerja kebun dan masyarakat sekitar dalam menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi selama bulan suci.
Suasana lingkungan yang kondusif hanya bisa tercipta jika terdapat hubungan harmonis antar pemeluk agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved