Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH daerah di Jawa Tengah kembali berpotensi diguyur hujan Minggu (17/11), potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir petir di 25 daerah terutama di pegunungan dan dataran tinggi bagian barat dan selatan Jawa Tengah.
Cuaca pada Minggu (17/11) pagi pada umumnya berawan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan memasuki siang, sore hingga awal malam hujan dengan intensitas ringan-lebat akan turun kembali di seluruh daerah di Jawa Tengah, bahkan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 25 daerah.
Dampak cuaca ekstrem tersebut dapat memunculkan bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, sehingga diminta warga kembali diminta waspada terhadap ancaman bencana tersebut. "Awas, ancaman bencana hidrometeorologi sebagai dampak cuaca ekstrem," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca Minggu (17/11) pukul 05.00 WIB, lanjut Arif, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 25 daerah di Jawa Tengah yakni Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukorejo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
Daerah lain berpotensi terjadi cuaca ekstrem, menurut Arief, yakni Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Sedangkan hujan sedang di Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Surakarta, Semarang dan Pekalongan," tambahnya.
Angin pada umumnya bertiup dari arah barat laut ke timur dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, ungkap Arif, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dengan kelembaban udara berkisar 55-95 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan utara 0,1-0,5 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter.
Sementara itu BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang mengungkapkan meskipun air laut pasang (rob) di perairan utara telah menurun, namun hujan berpotensi mengguyur di perairan utara bagian tengah, Brebes-Pemalang, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Pati-Rembang. (H-2)
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Waspada cuaca ekstrem! BMKG rilis daftar provinsi berpotensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang periode 13-19 Maret 2026. Cek status siaga berdasarkan prakiraan cuaca BMKG di sini.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 22 Maret 2026, potensi cuaca ekstrem terjadi di 21 daerah. Warga yang sedang bepergian pada liburan lebaran diminta untuk waspada
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 17 Maret 2026 yakni adanya potensi cuaca ekstrem di 29 daerah.
PRAKIRAAN Cuaca Jawa Tengah pada 14-15 Maret 2026 yang diprediksi menjadi puncak arus mudik, masyarakat diminta waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 11 Maret 2026 adanya potensi cuaca ekstrem di 10 daerah. Warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi
PRAKIRAAN cuaca di Jawa Tengah hari ini 10 Maret 2026 berpotensi terjadi ekstrem masih berpotensi di 24 daerah. Warga di daerah Pantura, Solo Raya dan Jawa Tengah
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 6 Maret 2026 menurut BMKG, cuaca ekstrem berpotensi merata di 34 daerah di Jawa Tengah Jumat (6/3) bahkan hujan badai masih berlangsung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved