Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem dan hujan turun merata, baik di daratan maupun perairan berpotensi terjadi di 25 daerah di Jawa Tengah Sabtu (23/11), waspadai ancaman bencana hidrometeorologi dan banjir air laut pasang (rob) di akhir pekan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sabtu (23/11) kembali mengeluarkan peringatan dini ancaman bencana di sejumlah daerah di Jawa Tengah, karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian selatan dan Solo Raya.
Hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir serta hujan ringan-sedang, diperkirakan akan turun di daerah di Jawa Tengah cukup merata memasuki siang, sore hingga awal malam, demikian juga hujan ringan berpotensi turun di perairan utara disertai air laut pasang pada pukul 00.00-05.00 WIB.
"Hujan ringan-sedang merata di seluruh daerah di Jawa Tengah di akhir pekan, ada potensi cuaca ekstrem terjadi di 25 daerah, sehingga diminta warga untuk mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Arif N.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca pukul Sabtu (23/11) 05.30 WIB, lanjut Arif, potensi cuaca ekstrem terjadi di daerah Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar dan Sragen.
Daerah berpotensi cuaca ekstrem lainnya, menurut Arif, yakni Kudus, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa, sedangkan daerah lain seperti Purwodadi, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Semarang, Pekalongan dan Tegal cenderung hujan ringan-sedang," imbuhnya.
Angin bertiup dari arah barat laut ke timur dan timur laut ke selatan berkecepatan 3-25 kilometer per jam, ungkap Arif, dengan suhu berkisar 19-33 derajat celcius dan kelembaban 55-95 persen, sementara itu gelombang tinggi di perairan utara 0,1-0,5 meter dan di perairan selatan Jawa Tengah 1,25-2,5 meter.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio dalam keterangan secara terpisah mengungkapkan hujan juga berpotensi di perairan utara seperti Laut Jawa bagian tengah, Brebes-Pemalang, Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Perairan Jepara, Kepulauan Karimunjawa, Pati-Rembang.
Potensi banjir air laut pasang (rob) juga mengancam sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, menurut Doni Prastio, terjadi pukul 00.00-05.00 dengan ketinggian berkisar 0,8-1,1 meter, sehingga diminta warga berkegiatan di pesisir mewaspadainya karena banjir rob ini akan mengganggu seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jawa Tengah berlangsung kondusif dengan 55 titik kegiatan aman. Ribuan personel gabungan diterjunkan untuk menjaga keamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan bus Trans Jateng dengan tarif Mata Uang Rupiah 4.000 untuk umum yang menjangkau beberapa titik wisata seperti Bandungan dan Baturraden.
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
GELOMBANG setinggi 2,5-4 meter disertai hujan badai berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah Minggu (8/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
CUACA ekstrem akan kembali terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026 hingga Rabu, 28 Januari 2026 dengan status siaga.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved