Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
Pada pagi umumnya berawan, hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura. Memasuki siang, sore hingga malam intensitas hujan meningkat merata di di Jawa Tengah, bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 31 daerah.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara, bahkan dapat disertai hujan dan badai sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, air laut pasang juga masih terjadi di perairan utara berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
Gelombang tinggi 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan selatan dan ketinggian 1,25-2,5 meter di perairan utara, bahkan dapat disertai hujan dan badai sehingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran, air laut pasang juga masih terjadi di perairan utara berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah.
"Waspadai bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung, katebabcuaca ekstrem masih berpotensi di 31 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono Kamis (22/1).
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, lanjut Agus Triyono, menyebar dari kawasan pegunungan, dataran tinggi, Pantura, Jawa Tengah bagian timur hingga Solo Raya, sehingga dapat memicu bencana hidrometeorologi, sehingga diminta warga berada di daerah tersebut untuk waspada terhadap perubahan cuaca ini.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Agus Triyono, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Jepara, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa.
Sedangkan daerah lainnya, menurut Agus Triyono, berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Shafira Tsanyfadhila mengatakan selain air laut pasang (rob) masih berlangsung pukul 19.00-24.00 WIB dengan ketinggian maksimum 0,9 meter, gelombang tinggi baik di perairan utara maupun selatan Jawa Tengah masih berlangsung.
"Waspada gelombang tinggi disertai hujan badai dan kecepatan angin diatas 15 knot, sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang maupun angkutan barang dan orang," ujar Shafira Tsanyfadhila. (AS/E-4).
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis ikhtisar cuaca untuk tanggal 10 Februari 2026.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Sumatra Utara pada Jumat, 6 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 6 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved