Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan. Peringatan itu dimulai 22 hingga 28 Januari 2026. Peringatan dini ini dikeluarkan menyusul adanya dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan secara masif di wilayah Indonesia bagian selatan.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi cuaca tidak stabil ini dipicu oleh kombinasi beberapa faktor teknis, termasuk penguatan Monsun Asia dan keberadaan Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang akhir Januari ini. Dinamika atmosfer saat ini menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan hujan yang signifikan di wilayah selatan Indonesia,” ujar Faisal dalam keterangan resminya di Jakarta.
Berdasarkan analisis BMKG, berikut adalah wilayah yang diprediksi akan dilanda hujan lebat hingga sangat lebat disertai angin kencang dalam sepekan ke depan:
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menambahkan bahwa aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang melintasi wilayah Indonesia timur serta Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuator turut memperkuat proses konvektif.
“Pergerakan sistem Bibit Siklon 97S ke arah barat memicu penguatan pertemuan serta belokan angin dari pesisir barat Sumatra hingga Nusa Tenggara. Hal ini berkontribusi besar pada potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan tanah longsor,” jelas Andri.
BMKG menyarankan masyarakat di wilayah terdampak untuk rutin memantau informasi cuaca melalui aplikasi InfoBMKG atau kanal media sosial resmi guna mengantisipasi dampak bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, banjir bandang, dan gangguan transportasi. (E-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
Berdasarkan pantauan terbaru, Bibit Siklon Tropis 97S tercatat memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot dengan tekanan udara minimum sebesar 1003 hektopaskal (hPa).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Bibit Siklon Tropis 97S di barat daya Teluk Carpentaria, Australia, memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Barat (NTB).
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
Berdasarkan pantauan terbaru, Bibit Siklon Tropis 97S tercatat memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 20 knot dengan tekanan udara minimum sebesar 1003 hektopaskal (hPa).
PEMERINTAH Kabupaten Bekasi meminta otoritas terkait memperpanjang durasi penerapan teknologi modifikasi cuaca hingga potensi hujan ekstrem bisa lebih rendah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved