Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG setinggi 2,5-4 meter disertai hujan badai berlangsung di perairan selatan Jawa Tengah Minggu (8/2) berisiko terhadap aktivitas pelayaran. Selain itu, cuaca ekstrem juga berpotensi terjadi di 32 daerah sehingga warga diimbau untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi.
Cuaca pagi berawan dan hujan ringan mengguyur di Pantura bagian timur, memasuki siang, sore hingga awal malam Intensitas hujan meningkat ringan-sedang secara merata di Jawa Tengah. Bahkan cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 32 daerah.
Gelombang tinggi masih berlangsung di oi erauran selatan Jawa Tengah mencapai 2,5-4 meter, sedangkan di semua kawasan perairan utara ketinggian gelombang 1,25-2,5 meter, sehingga diminta kepada warga beraktivitas di perairan untuk waspada.
"Awas gelombang tinggi disertai hujan dan badai di perairan selatan dan utara Jawa Tengah Minggu (8/2), karena berisiko terhadap aktivitas pelayaran terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio.
Seluruh kawasan perairan selatan Jawa Tengah, menurut Doni Prastio, dari mulai Cilacap hingga Purworejo berpotensi gelombang tinggi mencapai 2,5-4 meter, sedangkan di perairan utara Jawa Tengah ketinggian gelombang 1,25-2,5 terjadi di seluruh kawasan seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Jepara, Karimunjawa, dan Pati-Rembang.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Ferry Oktarisa mengatakan cuaca ekstrem masih berpotensi di 32 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/2), sehingga diminta warga di daerah tersebut untuk mewaspadai bencana yang seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Ferry Oktarisa, yakni Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Majenang dan Ambarawa.
"Sedangkan daerah lainnya berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, angin berhembus dari barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 60-95 persen," ujar Ferry Oktarisa, Minggu (8/2). (AS/E-4)
CUACA ekstrem akan kembali terjadi di puluhan daerah di Jawa Tengah pada Selasa, 27 Januari 2026 hingga Rabu, 28 Januari 2026 dengan status siaga.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 31 daerah Kamis, 22 Januari 2026, hingga dapat berdampak bencana hidrometeorologi, gelombang tinggi hingga 4 meter disertai hujan di perairan Jawa Tengah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
CUACA ekstrem di Jawa Tengah masih berpotensi berlangsung hingga Minggu (18/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved