Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR laut pasang (rob) di Pantura Jawa Tengah sudah kembali normal meskipun ketinggian maksimal berkisar 0,8 meter, namun cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di sejumlah daerah masih terjadi dan ancaman bencana hidrometeorologi masih perlu diwaspadai.
Potensi cuaca ekstrem masih melanda sejumlah daerah di Jawa Tengah Jumat (15/11), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali memperingatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem yang terjadi di daerah tersebut.
Potensi hujan ringan - lebat mengguyur seluruh daerah di Jawa Tengah pada siang, sore hingga malam, meskipun pada pagi cuaca berawan. "Potensi cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di 18 daerah di Jawa Tengah," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca Jumat (15/11) pukul 05.30 WIB, lanjut Risca Maulida, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Blora, Temanggung, Kendal, Kajen, Slawi, Brebes, Magelang dan Bumiayu.
Hujan ringan-sedang, ungkap Risca Maulida, berpotensi di Kebumen, Purworejo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Rembang, Jepara, Demak, Ungaran, Batang, Surakarta, Salatiga, Semarang, Majenang dan Ambarawa. "hujan ringan di Pati, Kudus, Pemalang, Pekalongan dan Tegal," tambahnya.
Angin pada umumnya bertiup dari arah barat laut ke timur dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, ujar Risca Maulida, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dengan kelembaban udara 55-95 persen, sedangkan ketinggian gelombang di perairan utara 0,1-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2 meter.
Sementara BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang mengungkapkan air laut pasang (rob) mukai menurun pada Jumat (15/11), ketinggian rob maksimal 0,8 berkisar pukul 02.00-05.00 WIB. (H-2)
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Cuaca ekstrem menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah 1,25-2,5 meter sehingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga berlangsung di seluruh perairan di Jawa Tengah Kamis (8/1) cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi mereda yakni di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi dilanda cuaca ekstrem, terutana terjadi kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian selatan dan tengah.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari telah menyebabkan banyaknya bencana longsor, banjir, pohon tumbang.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Langkah darurat yang segera dilakukan adalah Operasi Modifikasi Cuaca dengan mengerahkan tiga pesawat guna mengurangi intensitas hujan.
OMC bukanlah solusi sapu jagat. Dia hanya merupakan bagian dari penanganan banjir yang melibatkan unsur-unsur lebih luas lagi.
BMKG: Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved