Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi di 30 daerah di Jawa Tengah pada Jumat (22/11), banjir air laut pasang (rob) di pesisir utara datang lebih cepat dan bencana hidrometeorologi menjadi ancaman serius di sejumlah daerah.
Cuaca berawan hampir merata di seluruh daerah di Jawa Tengah pada pada pagi-siang Jumat (22/11), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan memasuki siang, sore hingga awal malam cuaca akan berubah dengan turun hujan ringan-sedang dalam kurun waktu berbeda di setiap daerah.
Bahkan cuaca ekstrem berpotensi di puluhan daerah di Jawa Tengah, sehingga diminta warga dan pemerintah daerah mewaspadai ancaman bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung sebagai dampak cuaca ekstrem tersebut.
"Air laut pasang juga datang lebih awal, warga di daerah sepanjang Pantura Jawa Tengah waspadai banjir rob," kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Wahyu Sri Mulyani Jumat (22/11).
Air laut pasang, lanjut Wahyu Sri Mulyani, mulai datang lebih awal yakni pukul 23.00-04.00 WIB dengan ketinggian 0,8-1,1 meter, sehingga ancaman banjir rob di pesisir Pantura Jawa Tengah durasi lebih panjang dibanding sebelum, hal ini akan berdampak mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Risca Maulida juga mengingatkan ancaman bencana hidrometeorologi, karena potensi cuaca ekstrem masih terjadi di 30 daerah di Jawa Tengah yang diawali dengan hujan ringan-sedang terutama di daerah pegunungan, datang, Jawa Tengah bagian timur, selatan dan Solo Raya.
Berdasarkan pengamatan satelit cuaca Jumat (22/11) pukul 05.30 WIB, ungkap Risca Maulida, cuaca ekstrem berpotensi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Purwodadi dan Blora.
Selain itu cuaca ekstrem, lanjut Risca Maulida, juga berpotensi di Pati, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kajen, Slawi, Magelang, Surakarta, Salatiga, Bumiayu, Majenang dan Ambarawa. "Potensi hujan ringan-sedang di Rembang, Kendal, Batang, Pemalang, Brebes, Semarang, Pekalongan dan Tegal," tambahnya.
Sebagian daerah angin bertiup dari barat laut ke timur dan sebagian lainnya bertiup dari timur laut ke selatan dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, menurut Risca Maulida, suhu udara berkisar 19-33 derajat celcius dan kelembaban udara 55-95 persen, sedangkan gelombang tinggi di perairan utara 0,1-0,75 meter serta di perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter. (H-2)
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Cuaca ekstrem menyebabkan gelombang tinggi di perairan selatan mencapai 2,5-4 meter dan di perairan utara Jawa Tengah 1,25-2,5 meter sehingga berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter juga berlangsung di seluruh perairan di Jawa Tengah Kamis (8/1) cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Gelombang tinggi mereda yakni di perairan utara berkisar 0,5-1,25 meter dan perairan selatan Jawa Tengah 0,5-2,5 meter.
Air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah cukup tinggi mencapai 1,1 meter, juga berdurasi lebih panjang yakni pada pukul 01.00-06.00 WIB.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi dilanda cuaca ekstrem, terutana terjadi kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian selatan dan tengah.
Berdasarkan inventarisasi sementara ada 1.253 rumah terdampak dan 225 rumah di antaranya terendam banjir.
Adanya suspect area berupa gangguan tropis terpantau di Samudera Hindia selatan Bali menyebabkan pola belokan angin (konvergensi) di wilayah Jawa Tengah.
Tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem masih berpotensi di Ungaran dan Wonosobo serta 29 daerah per hari ini 27 Desember 2024.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi terjadi antara lain di daerah Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, dan Purworejo.
Potensi hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir kemungkinan terjadi di Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo dan Mungkid.
Waspada dan antisipasi sedini mungkin ancaman bencana hidrometeorologi, cuaca ekstrem masih akan terjadi di sejumlah daerah di Jawa Tengah hingga tiga hari ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved