Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Koalisi Masyarakat Sipil untuk Kodifikasi RUU Pemilu yang terdiri dari 30 organisasi seperti Perludem, Pusako FH Universitas Andalas, Puskapol UI, Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Netgrit, ICW, PSHK, Themis Indonesia meluncurkan naskah usulan kodifikasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu sebagai inisiatif reformasi menyeluruh terhadap sistem kepemiluan Indonesia.
Direktur Eksekutif Perludem, Heroik Mutaqin Pratama menilai untuk pemilihan presiden/wapres, mengusulkan agar kodifikasi RUU Pemilu mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus syarat ambang batas pencalonan 20% kursi DPR.
“MK memang menghapus syarat minimal, tapi juga menekankan agar ada batas maksimal koalisi supaya tidak ada calon tunggal. Kami mengusulkan batas maksimal koalisi partai adalah 30% dari total partai peserta pemilu,” ujar Heroik.
Sementara itu, untuk syarat partai politik peserta pemilu, masyarakat sipil mengusulkan penyederhanaan besar-besaran.
“Partai baru cukup membuktikan jumlah anggota sebanyak perolehan suara untuk satu kursi DPR pada pemilu terakhir, bukan lagi harus punya kepengurusan di 75% kabupaten/kota. Ini lebih realistis dan efisien,” jelasnya.
Selain itu, salah satu pembaruan signifikan dalam naskah usulan ini adalah afirmasi keterwakilan perempuan. Heroik menjelaskan, masyarakat sipil mengusulkan komposisi 50% perempuan dalam daftar calon legislatif.
“Bukan lagi sekadar 30% di setiap dapil. Dalam daftar calon tertutup, di antara dua calon harus ada satu perempuan. Jadi komposisinya bergantian laki-laki dan perempuan,” ujarnya.
Langkah ini, katanya, penting untuk memastikan representasi politik perempuan meningkat secara signifikan.
“Faktanya, dari empat pemilu terakhir, 62–64% caleg terpilih berasal dari nomor urut satu, yang mayoritas laki-laki. Kita ingin ini berubah,” tambahnya.(P-1)
RUU Perampasan Aset dibutuhkan untuk memperbaiki sistem hukum yang masih lemah terhadap hasil kejahatan yang merugikan keuangan Negara.
RUU ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada pemulihan aset negara (asset recovery) sebagai bagian penting dari keadilan substantif.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Struktur insentif politik Indonesia yang masih tersentralisasi membuat kompetisi elit nasional tetap berlanjut di level daerah.
Pembaruan UU Pemilu merupakan mandat yang telah diberikan pimpinan DPR RI kepada Komisi II untuk dibahas secara mendalam.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Oleh karena itu, diskusi publik harus dibuka seluas-luasnya agar apapun yang menjadi harapan tidak meleset ketika dibawa ke DPR.
Bima menilai, tidak semua parpol memenuhi indeks kelembagaan yang ideal, khususnya dalam hal rekrutmen dan pendanaan.
Dia menjelaskan selama menggunakan sistem PT, partai politik yang tak memiliki perolehan suara minimal 20 persen harus membangun koalisi agar bisa memenuhi syarat pencalonan.
Dia mengatakan partai-partai kecil belum berani mencalonkan. Karena diduga putusan MK terkait syarat pencalonan untuk pillkada belum lama diputuskan.
Putusan MK yang menghapus syarat ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidensial threshold) dapat berimplikasi kepada pengaturan sistem kepartaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved