Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Jelang Ramadan, Tim Gabungan di Cianjur Periksa Kelayakan Angkutan Umum

Benny Bastiandy
10/2/2026 19:09
Jelang Ramadan, Tim Gabungan di Cianjur Periksa Kelayakan Angkutan Umum
Tim gabungan di Cianjur memeriksa kondisi kendaraan dan kondisi kesehatan pengemudi truk(MI/BENNY BASTIANDY)

PETUGAS gabungan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggiatkan pemeriksaan kendaraan angkutan umum dan barang. Kegiatan itu merupakan bagian dari Operasi Keselamatan Lodaya 2026 menghadapi Ramadan 1447 Hijriah.

Pemeriksaan atau ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.

Sementara bagi para pengendara sepeda motor, petugas gabungan memberikan edukasi keselamatan berlalu lintas sekaligus pemberian helm SNI.

Kabag Operasional Polres Cianjur, Komisaris Iwan Setiawan, menjelaskan Operasi Keselamatan Lodaya 2026 dilaksanakan selama 14 hari terhitung sejak 2-15 Februari. Pada hari ke-9, petugas gabungan dari Polres Cianjur, Dinas Perhubungan, serta Jasa Raharja memfokuskan pada kegiatan ramp check kendaraan angkutan umum dan barang.

"Ini merupakan kegiatan preventif berupa ramp check pada kendaraan angkutan umum dan barang. Pemeriksaannya meliputi mesin serta surat-surat kendaraan. Sementara bagi pengemudi dilaksanakan pemeriksaan kesehatan dan tes urine," katanya didampingi Kasatlantas Polres Cianjur AK Aang Andi Suhandi di sela kegiatan di Terminal Pasirhayam.

Pada kesempatan itu belasan unit kendaraan angkutan umum dan barang yang diperiksa.

Iwan menegaskan, ramp check akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan berkendara.

"Kita nanti akan melakukan kunjungan ke perusahaan otobus. Ini untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan bagi para pengemudi maupun penumpang. Khususnya nanti menjelang Operasi Ketupat Lodaya 2026," tegasnya.

Layak jalan

Secara umum, kata Iwan, dari hasil ramp check, kendaraan angkutan umum dan barang yang diperiksa dipastikan layak jalan. Namun, ada beberapa pengemudi yang mendapat teguran berkaitan administrasi.

"Ada kendaraan yang uji KIR-nya habis. Kemudian ada beberapa pengendara tak memiliki SIM. Karena ini sifatnya preventif, maka kami hanya memberikan teguran agar mereka melengkapi hal-hal yang harus dilengkapi," tuturnya.

Dia mengimbau masyarakat mengutamakan keselamatan saat berkendara. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, maka akan berbanding lurus dengan penurunan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas.

"Operasi Keselamatan Lodaya ini merupakan bentuk kepedulian kami, Polres Cianjur dan pemerintah daerah, terhadap keamanan, kenyamanan, dan keselamatan berlalu lintas," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner