Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Bupati Cianjur Dorong Bapenda Optimalkan Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Benny Bastiandy
09/2/2026 20:11
Bupati Cianjur Dorong Bapenda Optimalkan Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian memimpin rapat koordinasi perangkat daerah di aula Bapenda Kabupaten Cianjur, Senin (9/2).(MI/BENNY BASTIANDY)

POTENSI pajak daerah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, relatif masih cukup banyak yang bisa digali lebih optimal. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus didorong lebih berinovasi agar bisa mengoptimalkan potensinya.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah melalui perangkat daerah teknis, tentunya harus bisa berinovasi agar penerimaan pendapatan daerah bisa berjalan optimal.

"Bapenda sebagai leading sector, saya berharap agar bisa lebih kreatif dan inovatif mengembangkan potensi-potensi yang ada," katanya, seusai rapat koordinasi perangkat daerah di kantor Bapenda Kabupaten Cianjur, Senin (9/2).

Dia menyebut, sejauh ini Bapenda Kabupaten Cianjur sudah sangat optimal menggenjot penerimaan pendapatan daerah. Melihat trennya, penerimaan pendapatan daerah rata-rata meningkat setiap tahun.

"Pendapatan pajak dan retribusi daerah ini akan kita kembalikan lagi kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, penerangan jalan umum, sekolah, dan lain sebagainya. Intinya, harus lebih kreatif dan inovatif," pungkasnya.

Buka potensi baru

Kepala Bapenda Kabupaten Cianjur, Cicih Permasih, mengatakan berbagai upaya dilakukan dengan optimal untuk mengejar target penerimaan pendapatan daerah. Selain memaksimalkan potensi yang ada, Bapenda juga membuka potensi-potensi baru.

"Misalnya ada pengembangan dunia usaha, lalu awalnya hanya lahan kemudian berubah menjadi bangunan. Kita lakukan pemutakhiran data potensi objek pajak baru," katanya.

Cicih menjelaskan, Bapenda memiliki beberapa inovasi program bersifat jemput bola pelayanan. Salah satunya program Pelayanan Pajak Keliling (Pepeling) yang sejauh ini berjalan cukup efektif mendongkrak penerimaan pendapatan, terutama pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Kami maksimalkan itu. Pada hari Sabtu dan Minggu pun kami tidak libur karena membuka Pelayanan Pajak Keliling," tegas Cicih.

Tahun ini penerimaan pajak daerah ditargetkan sebesar Rp429 miliar. Targetnya naik dibanding tahun lalu yang ditetapkan sebesar lebih kurang Rp419,4 miliar.

"Insya Allah, dengan berbagai upaya ini mudah-mudahan target yang sudah ditetapkan pada tahun ini bisa tercapai," pungkasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner