Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Jelang Ramadan, Harga Cabai Merah hingga Beras di Sejumlah Pasar Tradisional Merangkak Naik

Kristiadi
05/2/2026 16:27
Jelang Ramadan, Harga Cabai Merah hingga Beras di Sejumlah Pasar Tradisional Merangkak Naik
Jelang bulan Ramadan, harga kebutuhan pokok di Pasar Cikurubuk merangkak naik terjadi pada telur, cabai merah, bawang merah, bawang putih, kenaikan tersebut dipengaruhi cuaca ekstrem terutamanya cabai merah rentan membusuk.(MI/Kristiadi)

JELANG Ramadan harga cabai merah, telur, beras, daging ayam, sayuran di sejumlah pasar tradisional merangkak naik hingga banyak para pembeli mengeluh. Kenaikan harga itu diduga disebabkan stok yang masuk tidak mampu memenuhi kebutuhan pasar imbas dari hasil produksi yang menurun disebabkan cuaca ekstrem terjadi di berbagai daerah.

Marlia, 40, warga Desa Cipakat, Singaparna, mengatakan harga berbagai kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Tasikmalaya mulai mengalami kenaikan terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, daging ayam, dan beras premium. Kenaikan tersebut telah membuat banyak pembeli mengeluh karena tidak hanya satu kebutuhan bahan pokok tapi sayuran juga ikut merangkak naik.

"Kenaikan harga bahan pokok terjadi sejak lama telur semula Rp29.500 naik menjadi Rp30 ribu per kg, bawang merah Rp38 ribu, cabai merah besar Rp85 ribu, daging ayam boiler Rp40 ribu. Kebutuhan beras kualitas premium masih tetap bertahan dijual Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kg," katanya, Kamis (5/2).

Pembeli lainnya, Atik, 55, warga Indihiang, mengatakan kenaikan kebutuhan pokok di sejumlah pasar banyak dikeluhkan karena harga telur masih akan terus naik meski untuk beras premium tidak berubah. Akan tetapi, harga yang menonjak terjadi pada bawang merah yang dijual Rp38 ribu per kg, bawang putih Rp45 ribu per kg, daging ayam Rp40 ribu per kg, serta daging sapi Rp125 ribu per kg.

"Kenaikan telur dan daging ayam memang selama ini harganya turun naik, tapi untuk beras masih bertahan tidak ada perubahan meski kualitasnya itu hanya berganti nama dari medium menjadi premium. Kebutuhan pokok bagi masyarakat selama ini paling sering digunakan untuk keluarga berupa telur dan daging ayam, tapi kenaikannya itu paling banyak digunakan program makan bergizi gratis (MBG) di sekolah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya Sofian Zaenal Mutaqin menyatakan, jelang bulan Ramadan harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar memang merangkak naik dan berdasarkan hasil pemantauan, kenaikan terjadi pada cabai merah, telur, daging ayam, daging sapi, bawang merah, bawang putih. Kenaikan tersebut, lantaran ada beberapa kebutuhan digunakan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Untuk bahan pokok yang merangkak naik berupa cabai merah dijual Rp85 ribu per kg, cabai rawit Rp70 ribu, cabai keriting Rp65 ribu, cabai japlak Rp80 ribu, cabai hijau Rp45 ribu per kg. Namun, komoditas yang sering digunakan pada program MBG di sekolah berupa telur, daging ayam, tapi tahu tempe stabil, tetapi cabai merah lantaran di sejumlah daerah terkendala cuaca ekstrem dan sangat berpengaruh," pungkasnya (AD/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner