Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Ratusan Warga Hadiri Peringatan 80 Tahun Wafat Oto Iskandardinata di Lembang

Depi Gunawan
20/12/2025 18:52
Ratusan Warga Hadiri Peringatan 80 Tahun Wafat Oto Iskandardinata di Lembang
Sejumlah tokoh Sunda dan anak, cucu, cicit memperingati 80 tahun wafatnya Oto Iskandardinata(MI/DEPI GUNAWAN)

RATUSAN orang menghadiri peringatan 80 tahun wafatnya Pahlawan Nasional Oto Iskandardinata yang digelar di Monumen Pahlawan Nasional (MPN), Jalan Raya Lembang, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (20/12).

Kegiatan tersebut dihadiri keluarga besar Oto Iskandardinata, mulai dari anak, cucu, hingga cicit. Turut hadir pula Paguyuban Pasundan, pengurus Yayasan Dikti Pasundan dan Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan beserta para kepala sekolah, serta para pelajar.

Upacara peringatan hari wafat Oto Iskandardinata secara rutin dilaksanakan setiap 20 Desember sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan salah satu putra terbaik Tatar Sunda tersebut.

Cucu Oto Iskandardinata, Otto Sasha Stamboel, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus meneladani nilai-nilai perjuangan sang pahlawan nasional.

"Pada hari yang penuh makna ini, kita berkumpul untuk memperingati hari wafat Pahlawan Nasional Oto Iskandardinata, seorang tokoh besar Sunda dan putra terbaik bangsa Indonesia. Tanggal 20 Desember selalu menjadi pengingat akan pengorbanan beliau bagi bangsa," katanya.

Otto Sasha mengatakan, semasa hidupnya Oto Iskandardinata dikenal dengan julukan Si Jalak Harupat, simbol keberanian, keteguhan hati, serta integritas yang tidak tergoyahkan.

Perjuangannya meliputi pembelaan terhadap harkat dan martabat rakyat, penguatan pendidikan, pelestarian budaya, serta persatuan bangsa.

"Ketika kebenaran harus disuarakan, beliau berdiri paling depan. Ketika rakyat membutuhkan pembela, beliau hadir tanpa pamrih. Dan ketika bangsa membutuhkan pengorbanan terbesar, beliau memberikannya sepenuh hati," ucapnya.


Paguyuban Pasundan


Menurutnya, peringatan ini tidak hanya mengenang wafatnya Oto Iskandardinata, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang menjadi warisan, yakni keberanian moral dalam membela kebenaran, kepedulian terhadap rakyat kecil, serta komitmen menjaga keutuhan dan martabat bangsa.

"Warisan semangat Oto Iskandardinata menuntut tanggung jawab, namun juga memberi kebanggaan. Beliau bukan hanya tokoh sejarah, tetapi cahaya yang terus menuntun kita untuk berbuat lebih baik, lebih jujur, dan lebih berani demi masyarakat dan bangsa," jelasnya.

Sekjen Paguyuban Pasundan, Budiana menyatakan, peringatan gugurnya Oto Iskandardinata harus menjadi momentum penyemangat, terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa, khususnya di lingkungan Paguyuban Pasundan.

"Setiap kita memperingati gugurnya Pahlawan Oto Iskandardinata harus menjadi momentum penyemangat, terutama bagi siswa dan mahasiswa. Paling tidak di lingkungan Pasundan," ucapnya.

Menurutnya, keterikatan Oto Iskandardinata dengan Paguyuban Pasundan sangat kuat. Selain sebagai Pahlawan Nasional, Oto Iskandardinata juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Pasundan pada sekitar tahun 1940.

Terkait kondisi Monumen Pahlawan Nasional Oto Iskandardinata, ia menambahkan bahwa perhatian terhadap kawasan tersebut masih terbilang minim.

Meski pernah ada upaya rehabilitasi yang dilakukan oleh Paguyuban Pasundan, namun dukungan lanjutan, khususnya dari pemerintah daerah, dinilai masih kurang.

Ia pun berharap Pemkab Bandung Barat dapat memberikan perhatian lebih, mengingat lokasi monumen pahlawan ini berada di wilayah administrasi Bandung Barat.

"Dulu pernah ada perhatian untuk rehabilitasi yang disampaikan kepada Paguyuban Pasundan dan kami laksanakan. Setelah itu, perhatiannya sangat minim, terutama dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," tandasnya.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner