Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Solidaritas Bencana Sumatra, Kota Bandung Kirim Bantuan Kemanusiaan Rp3 Miliar

Naviandri
19/12/2025 20:46
Solidaritas Bencana Sumatra, Kota Bandung Kirim Bantuan Kemanusiaan Rp3 Miliar
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerahkan bantuan Rp3 miliar bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.(MI/NAVIANDRI)

PEMERINTAH Kota Bandung menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian antar daerah.

Penyerahan bantuan kali ini dirangkaikan dengan Peringatan Hari Bela Negara Tingkat Kota Bandung Tahun 2025, pada Jumat (19/12).

Bantuan kemanusiaan dari Kota Bandung ini dihimpun melalui kolaborasi berbagai pihak dan disalurkan untuk mendukung upaya penanganan darurat serta pemulihan pascabencana di wilayah terdampak. Total senilai Rp3.043.997.287 terhimpun.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut momentum Hari Bela Negara harus dimaknai sebagai kesiapsiagaan dan solidaritas nyata terhadap sesama.

“Pada momentum Hari Bela Negara ini, kita tunjukkan kesiapsiagaan dan solidaritas kita kepada saudara-saudara kita di Aceh, Sumut dan Sumbar yang tengah menghadapi bencana alam luar biasa,” tuturnya.

Di tengah situasi bencana, Farhan mengajak seluruh pihak fokus pada penanganan dampak serta pemulihan kondisi masyarakat terdampak. “Apa pun penyebabnya, sekarang ini kita fokus pada penanganan akibatnya."

Dia menyampaikan, bantuan kemanusiaan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama sebagai sesama anak bangsa.
Bela negara tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Inilah salah satu wujud nyata bela negara, sebagai fondasi untuk menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” tandasnya.

Farhan juga menyebut peristiwa bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menjadi pengingat pentingnya saling menjaga, saling membantu dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Dengan karya nyata dan solidaritas yang tinggi, kita dorong Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang senantiasa mampu bangkit menghadapi berbagai tantangan,” imbuhnya.


Bela Negara


Terkait dengan Peringatan Hari Bela Negara ke-77 tahun 2025 ini lanjut Farhan, merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setiap 19 Desember bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, di tengah ancaman agresi militer yang mengancam keberlangsungan Republik Indonesia. Peristiwa tersebut menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri, di mana pun dan di setiap pelosok tanah air.

"Mengusung tema Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju, kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin dan ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan. Tantangan tersebut antara lain ketidakpastian global, rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, arus informasi yang mudah dimanipulasi, hingga ancaman bencana alam," tambahnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner