Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pasien Deman Tinggi dan Muntaber penuhi RSUD Subang

Reza Sunarya
18/12/2025 18:42
Pasien Deman Tinggi dan Muntaber penuhi RSUD Subang
Sejumlah pasien demam tinggi dan muntaber memenuhi ruang tunggu RSUD Subang.(MI/REZA SUNARYA)

KASUS demam tinggi dan muntaber mengalami lonjakan yang cukup signifikan di Subang, Jawa Barat. RSUD Ciereng, Kabupaten Subang, terpaksa menggunakan ruang tunggu keluarga pasien dan lobi IGD sebagai ruang perawatan akibat melonjaknya jumlah pasien.

Ruang tunggu keluarga pasien RDUD Subang dialih fungsikan menjadi ruang perawatan. Dalam waktu singkat, ruang tunggu juga sudah dipenuhi oleh pasien.

Kondisi serupa juga terjadi di lobi IHD yang diubah menjadi ruang perawatan dan sudah dipenuhi oleh pasien.

RSUD  Subang terpaksa menggunakan ruang tunggu dan lobi IGD sebagai ruang perawatan akibat lonjakan pasien. Kapasitas ruang IGD yang hanya 40 pasien, kini dipenuhi 112 pasien.

Menurut Direktur RSUD Subang Ahmad Nasuhi, lonjakan pasien ini sudah terjadi selama empat hari terakhir. Rata-rata keluhan pasien yaitu deman, muntaber, serta batuk. Kondisi ini terakhir terjadi pada saat pandemi covid 19 lalu.

"ini sudah hari keempat masih terus membludak. Rata rata keluhan pasien deman, muntaber dan batuk," tambahnya, Kamis (18/12).

Dia mengungkapkan meskipun over kapasitas, RSUD Subang tetap melayani pasien yang datang dan memastikan penanganan pasien darurat menjadi prioritas. Namun pihak RSUD Subang meminta agar pasien bersabar.

"untuk menangani lonjakan pasien, kami sudah menambah 3 orang tenaga kesehatan di setiap shift. Bahkan RSUD Subang terpaksa meminjam velbed ke BPBD dan TNI untuk melayani lonjakan pasien," terangnya.

Selain di RSUD subang, lonjakan pasien juga terjadi di semua rumah sakit di Subang. Ahmad Nasuhi menghimbau masyarakat terlebih dahulu memanfaatkan fasilitas kesehatan di puskesmas dan klinik sebelum ke rumah sakit.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner