Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Polisi Gerebek Gudang Tepung Terigu Merek Palsu di Tasikmalaya

Kristiadi
09/12/2025 20:17
Polisi Gerebek Gudang Tepung Terigu Merek Palsu di Tasikmalaya
Polres Tasikmalaya Kota memperlihatkan barang bukti tepung terigu yang dikemas dengan merek palsu.(MI/KRISTIADI)

SATUAN Reskrim Polres Tasikmalaya Kota menyatroni sebuah gudang tepung terigu bermerek terkenal di Kecamatan Jamanis, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Dalam aksi itu ditangkap NM, 36, warga Tamansari, Kota Tasikmalaya, yang diduga nekat memalsukan tepung terigu dengan merek terkenal.

"Kami berhasil menangkap seorang pelaku saat digerebek di gudang tempat pemalsuan merek tepung terig. Barang bukti yang disita sebanyak 413 karung label Bogasari Sigitiga Biru dan 64 lembar karung label Dahlia palsu. Kami juga menyita puluhan karung berisi tepung teribu yang telah dikemas dengan merek palsu," kata Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Ajun Komisaris Herman Saputra, Selasa (9/12).

Dia menambahkan pelaku sudah menjalankan aksinya selama dua bulan. Dia menjual tepung teriug dengan merek palsu di sekitar wilayah Kecamatan Jamanis. Tepung terigu dijual pelaku dengan harga lebih murah dari aslinya.

"Pelaku mengaku telah menjual kemasan tepung terigu sekitar 480 karung. Tepung Segitiga Biru dijual Rp189 ribu dan Dahlia Rp171 ribu kemasan 25 kilogram. Pelaku ditahan di Polres Tasikmalaya Kota beserta barang bukti yang sudah disita," ujarnya.

Menurut Herman, tersangka NM memiliki gudang khusus untuk memalsukan tepung. Dia mencetak sendiri karung yang digunakan. Pelaku mengisi karung itu dengan tepung kualitas rendah.

"Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat pasal 62 ayat 1 Undang-undang RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancaman hukumannya paling lama 5 tahun penjara atau denda Rp5 miliar," tandasnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner