Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Perkuat Kualitas SDM, Bio Farma Ikuti Sertifikasi Kompetensi

Naviandri
27/11/2025 17:59
Perkuat Kualitas SDM, Bio Farma Ikuti Sertifikasi Kompetensi
Bio Farma mengikuti Forum Komunikasi Lembaga Sertifikasi Profesi.(ISTIMEWA)

MELALUI percepatan sertifikasi kompetensi, PT Bio Farma menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM).

Komisaris Bio Farma, dr. Relly Reagen dalam Forum Komunikasi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) BUMN yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menyatakan peningkatan standar kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi BUMN dalam menghadapi tantangan tata kelola dan transformasi bisnis.

“Percepatan sertifikasi kompetensi di lingkungan BUMN dan pemerintahan merupakan fondasi untuk penguatan kualitas SDM. Standar yang jelas dan terukur adalah kunci untuk memastikan tata kelola perusahaan negara berjalan lebih efektif, profesional dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Dia menambahkan sebagai pemegang saham, Danantara Indonesia juga memiliki peran sentral dalam memastikan penerapan standar dan kualifikasi khusus melalui 20 LSP BUMN yang telah beroperasi saat ini. Ke depan proses seleksi berbagai posisi strategis, termasuk jabatan Direksi (BOD) dan level manajerial, perlu dilakukan berbasis sertifikasi profesional untuk memastikan kecakapan dan integritas pemimpin BUMN.

"Setiap LSP BUMN harus memiliki program pelatihan yang terstandar, relevan dengan kebutuhan industri BUMN, serta terkalibrasi dengan kompetensi risiko di sektor masing-masing," tuturnya.

Forum Komunikasi Lembga Sertifikasi Profesi BUMN diikuti oleh perwakilan 20 LSP BUMN, termasuk LSP Holding BUMN Farmasi. Tujuan kegiatan ini untuk harmonisasi penerapan Sistem Sertifikasi Kerja Nasional di lingkungan BUMN.

Lebih jauh, Reagen menyoroti pentingnya penataan ulang struktur dan kompetensi SDM, terutama bagi jabatan yang terkait langsung dengan pengelolaan fungsi manusia.

“Kami berharap seluruh Direktur SDM BUMN melakukan pembenahan terhadap struktur organisasi dan kompetensi yang belum linear. Diperlukan klasterisasi serta penerapan pelatihan standar manajemen risiko agar mitigasi berjalan optimal melalui peningkatan SDM, sertifikasi kompetensi, dan rekrutmen berbasis kompetensi. Ini akan memberi dampak signifikan bagi perbaikan BUMN ke depan,” jelasnya.


Pilar penting

 

Sementara itu Ketua BNSP, Syamsi mengatakan pentingnya keberadaan Forum LSP BUMN dalam mendorong harmonisasi standar kompetensi lintas sektor BUMN. BNSP memandang LSP BUMN sebagai pilar penting dalam sistem sertifikasi nasional.

Harmonisasi standar kompetensi akan memastikan bahwa SDM BUMN memiliki kualifikasi yang dapat diakui secara nasional maupun global.

"Kami mengapresiasi komitmen seluruh BUMN, termasuk Bio Farma yang terus memperkuat kualitas SDM melalui certification kompetensi. BNSP siap mempercepat proses registrasi standar kompetensi kerja khusus, sesuai agenda strategis yang turut dibahas dalam forum ini," tambahnya.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner