Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Badan Ekraf Developer Day 2025 Digelar di Bandung, Mendorong Industri Kreatif terus Berkembang

Sugeng Sumariyadi
22/11/2025 13:42
Badan Ekraf Developer Day 2025 Digelar di Bandung, Mendorong Industri Kreatif terus Berkembang
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman memberikan penjelasan terkait perkembangan industri kreatif terkini.(MI/SUMARIYADI)

KEMENTERIAN Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif menggelar Badan Ekraf Developer Day (BDD) 2025 di Kota Bandung, Sabtu (22/11).

Dengan tema Accelerating Creative Transformation Through Digital Talent, pelatihan ini diikuti 1.000-an peserta, dari jumlah pendaftar yang mencapai 2.300 orang. Kerja kreatif ini mendapat dukungan industri IT dan akademisi

"Potensi dan peminat ekonomi digital dalam industri kreatif ini terus berkembang. Dari tahun ke tahun, kami mencatat adanya pertumbuhan dari banyak sisi, mulai dari investasi hingga tenaga kerja di bidang ini," ungkap Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, setelah membuka kegiatan.

Pemerintah, lanjut dia, terus memberikan dorongan agar sektor ekonomi dan industri kreatif ini terus tumbuh. Sejumlah upayanya mulai pelatihan, pendampingan hingga permodalan.

Dia memaparkan tahun ini pemerintah sudah menyiapkan pinjaman modal lewat KUR sebesar Rp10 triliun untuk industri dan ekonomi kreatif berbasis kekayaan intelektual. Jumlah pinjaman bisa mencapai Rp500 juta untuk satu usaha.

Teuku Riefky menambahkan potensi industri dan ekonomi kreatif di Indonesia kini sudah mulai merata. Tidak hanya di perkotaan, tapi sudah tersebar di daerah.

"Potensi besarnya memang di Jakart, Jawa Barat, Banten, Lampung dan Kepulauan Riau. Tapi yang membuat kami gembira, industri kreatif juga berkembang di Indonesia Timur. Kami pernah menggelar pelatihan di Jayapura, dan peminatnya membludak," tandasnya.


Capaian menggembirakan


Dia menambahkan, tahun ini sejumlah capaian industri kreatif sangat menggembirakan. Dari sisi investasi pada industri kreatif, jumlahnya sudah mencapai 90,12 triliun. Angka itu sudah mencapai 66% dari target 2025 sebesar Rp123-136 triliun.

Sementara nilai ekspor industri kreatif tahun ini telah mencapai Rp12,89 triliun dari target Rp26,44 triliun. Pencapaian selama semester I itu sudah berada di angka 50%.

Dari sisi tenaga kerja, industri kreatif mampu memberi pekerjaan pada 27,4 juta orang. Jumlah itu sudah melebihi target pemerintah sebesar 25,55 juta.

"Jumlah itu meningkat lebih dari 1 juta orang dibandingkan tahun lalu. Ini membuktikan bahwa industri kreatif membuka lapangan kerja dan peluang usaha, sehingga perlu terus didukung. Industri kreatif mampu mengurangi pengangguran secara signifikan, membuat generasi muda memiliki kemampuan lebih, serta mampu membangkitkan perekonomian bangsa," tambah Menteri.


Potensi besar Jawa Barat


Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan potensi ekonomi kreatif di Jawa Barat sangat besar sekali. Ekraf Jawa Barat menyumbang 20% atau Rp310 triliun dari PDB Nasional sektor ekfraf yang mencapai Rp1.500 triliun.

"Pelaku ekraf di Jawa Barat mencapai 6,24 juta orang. Sub sektor utamanya ialah fesyen, kuliner dn kriya," tandasnya.

Di sisi lain, program Badan Ekraf Developer Day (BDD) 2025 merupakan upaya Kementerian Ekraf untuk mengakselerasi talenta digital Indonesia dengan dunia industri. Tujuannya untuk mendukung pengembangan ekosistem ekonomi kreatif digital serta meningkatkan kapasitas
talenta digital di Indonesia.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan inspirasi dan edukasi dalam
mengembangkan dan meningkatkan kapasitas pelaku ekonomi kreatif, khususnya pengembang aplikasi dan web.

Pelatihan juga menyediakan ruang jejaring bagi para pelaku ekonomi
kreatif untuk berkolaborasi dan memperluas peluang kerja sama industri. Tujuannya agar dapat meningkatkan keterampilan dan kualitas karya mereka sesuai dengan standar industri global.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner