Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Zulhas Tegaskan Pemerintah Serius Capai Swasembada Pangan

Bayu Anggoro
18/11/2025 22:15
Zulhas Tegaskan Pemerintah Serius Capai Swasembada Pangan
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat menghadiri milad ke-113 Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Bandung, Selasa (18/11).(MI/BAYU ANGGORO)

MENTERI Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memastikan pemerintah fokus mendorong perekonomian rakyat. Berbagai penguatan terus dilakukan terhadap seluruh program yang berdampak langsung terhadap masyarakat khususnya kelas bawah.

Hal ini disampaikan Zulhas saat menghadiri milad ke-113 Muhammadiyah, di Universitas Muhammadiyah Bandung, Selasa (18/11).

"Sejalan dengan cita-cita Muhammadiyah, kebijakan Pak Prabowo ini sangat mendasar," katanya.

Dia menjelaskan, sejumlah program unggulan Presiden Prabowo semakin terasa dampaknya oleh masyarakat terutama lapisan bawah. Salah satunya terkait makan bergizi gratis bagi seluruh siswa sekolah di Tanah Air.

"Tahun depan 82,9 juta anak-anak kita akan menerima manfaatnya. Artinya, ini akan memberikan dampak ekonomi," katanya.

Dengan hadirnya MBG untuk 82,9 juta anak, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu optimistis aktivitas perekonomian di masyarakat akan menggeliat.

"Bayangkan kalau telur, setiap harinya perlu 82,9 juta telur. Begitu juga dengan sayur, ikan, potongan ayam," tambah dia,

Dengan begitu, lanjutnya, Indonesia membutuhkan ketahanan pangan agar semua kebutuhan pasokan tersebut bisa dipenuhi.

"Artinya apa? Kita butuh swasembada pangan oleh semua petani, peternak, dan nelayan kita," katanya.

Dengan memberdayakan petani, peternak, dan nelayan lokal, menurut Zulhas, hal ini akan menyelesaikan sebagian besar permasalahan di masyarakat. Pasalnya, yang sepertiga itu adalah petani, nelayan, dan peternak.

Dia optimistis soal kedaulatan pangan ini. Salah satunya karena saat ini Indonesia berhasil menambah ketersediaan beras berkat panen di dalam negeri.

"Tahun ini Ahamdulillah kita surplus 4,7 juta. Itu kata BPS," katanya.

Dengan begitu, tambahnya, tahun ini Indonesia sama sekali tidak melakukan impor beras. "Tahun lalu impor beras 4,5 juta. Tahun ini kita impornya 0. Sekarang di gudang BULOG ada beras 3,8 juta."

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner