Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Keluarga Miskin di Sukabumi Butuh Bantuan! Ayah Idap Stroke, Ibu Kena Kanker Payudara, Anak Terindikasi Autis

Benny Bastiandy
16/11/2025 20:44
Keluarga Miskin di Sukabumi Butuh Bantuan! Ayah Idap Stroke, Ibu Kena Kanker Payudara, Anak Terindikasi Autis
MENJENGUK: Kepala Dinsos Kota Sukabumi Een Rukmini dan jajaran menjenguk satu keluarga di Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu yang membutuhkan bantuan dan penanganan medis.(MI/Benny Bastiandi)

SATU keluarga terdiri dari suami, istri, serta satu orang anak di Kota Sukabumi, Jawa Barat, memerlukan bantuan sekaligus penanganan medis. Pasalnya, keluarga tidak mampu itu mengidap penyakit yang membutuhkan penanganan intensif. 

Mereka adalah Enung Suryana, 65, yang tinggal bersama istrinya, Dewi Kusumawati, 55, serta RFM, 16, anak mereka. Enung diketahui menderita stroke.

Sementara istrinya menderita kanker payudara. Sedangkan anaknya mengidap autis. Ironisnya, selama ini mereka tinggal di sebuah bedeng tempat rongsokan.

Pemerintah Kota Sukabumi melalui perangkat daerah teknis sudah mengatensi dan menangani keluarga tersebut. Penanganannnya melibatkan 
Dinas Sosial, UPTD Puskesmas Cikundul, Dinas Kesehatan, serta aparatur pemerintah kelurahan setempat.

Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, Een Rukmini, menjelaskan bentuk penanganan yang dilakukan berupa penyaluran bantuan permakanan, bantuan sandang, serta pemeriksaan kesehatan langsung oleh tenaga medis. Een memastikan, langkah ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah memastikan terpenuhinya hak-hak dasar warganya.

"Termasuk menjaga kondisi kesehatan keluarga yang bersangkutan," kata Een, Minggu (16/11).

Puskesmas Cikundul juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada keluarga tersebut. Bahkan sudah mengeluarkan rujukan perawatan ke rumah sakit agar mereka mendapatkan penanganan medis yang lebih komprehensif. 

"Namun, pihak keluarga belum menindaklanjuti rujukan itu dengan alasan menunggu kepulangan anggota keluarga yang bekerja sebagai pekerja migran di luar negeri," tuturnya.

Een menegaskan, Pemerintah Kota Sukabumi menghormati keputusan keluarga. Namun tetap mengimbau mereka agar memprioritaskan aspek kesehatan. 

"Puskesmas dan aparat kelurahan akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan kondisi ibu dan anak berada dalam keadaan aman. Kami siap memberikan intervensi lanjutan apabila dibutuhkan," pungkasnya. (BB/E-4)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner