Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

MTP dan Gen Z di Kota Bandung Kumpulkan Ribuan Labu Darah Sepanjang 2025

Naviandri
10/11/2025 18:44
MTP dan Gen Z di Kota Bandung Kumpulkan Ribuan Labu Darah Sepanjang 2025
Koordinator Bakti Sosial MTP, Djoni Toat, menerima penghargaan dari PMI Kota Bandung.(MI/NAVIANDRI)

SOLIDARITAS kemanusiaan di Kota Bandung terus mengalir. Kali ini Masyarakat Tionghoa Peduli (MTP) bersama partisipasi aktif dari Generasi Z (Gen Z) menjadi salah satu ujung tombak dalam pemenuhan stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI).

Sepanjang 2025, ribuan labu darah telah berhasil dikumpulkan dari berbagai aksi sosial yang digerakkan kedua elemen masyarakat tersebut.

Koordinator Bakti Sosial MTP, Djoni Toat, Senin (10/11) mengungkapkan, hingga Oktober 2025, MTP telah berhasil mengumpulkan sekitar 4.000-an labu darah. Jumlah ini akan terus bertambah hingga akhir tahun.

"Jumlah ini tentunya akan meningkat karena masih ada beberapa tempat lagi hingga Desember 2025 mendatang," ungkapnya, seusai penyerahan penghargaan dari PMI Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung.

Menurut Dewan Kehormatan PMI Kota Bandung itu, MTP tetap konsisten menggelar bakti sosial donor darah meski frekuensinya tak sebanyak saat puncak pandemi.

"Sekarang jumlahnya sekitar 40 kali kegiatan donor per tahun. Namun saat pandemi jumlahnya mencapai 80 kali kegiatan donor darah dalam setahun," terangnya.

Dia menambahkan  MTP sengaja mengintensifkan kegiatan saat stok darah cenderung menurun, seperti pada Ramadan. Sejak pandemi hingga sekarang perkiraan sudah ada puluhan ribu labu darah dihasilkan dari kegiatan yang dilaksanakan oleh MTP. Hasilnya disebar ke seluruh rumah sakit di Bandung Raya dan sekitarnya.

"Hal yang membanggakan, pendonor yang terlibat dalam program MTP datang dari berbagai kalangan, termasuk dari kalangan anak muda atau Gen Z. Tanpa memandang etnis, suku ras atau agama, hingga datang juga dari Gen Z yang ingin membagi darah bagi sesama," paparnya.

Menurut Djoni, berbeda dengan donor darah biasa, MTP sengaja mendekati pendonor. Di antaranya dengan mengadakan donor darah di mal, gereja, sekolah atau tempat lain yang mudah diakses masyarakat.

Atas aktivitasnya, MTP mendapat penghargaan khusus dari PMI Kota Bandung atas partisipasinya dalam menjadi penggerak donor darah di Kota Bandung.  

MTP terdiri dari beberapa yayasan yang ada di Kota Bandung. Di antaranya YDSP, PSMTI, Yayasan Minnan, Yayasan Mutiara, Yayasan Harmonis, Paguyuban Pengusaha Taiwan Indonesia dan Yayasan Harapan Kasih, serta Yayasan Pikiran Rakyat.

Wakil Ketua Panitia Acara, Wahyu Suryawidjaja, menyebut tren positif partisipasi Gen Z ini untuk berdonor saat ini sangat baik dan terus meningkat. Pihaknya bekerja sama dengan sekolah-sekolah SMA ke atas, mahasiswa, dan KSR (Korps Sukarela).

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Bandung memberikan piagam penghargaan kepada 140 pendonor darah sukarela yang telah konsisten mendonorkan darahnya sebanyak 75 kali.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner