Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Sukabumi yang juga kader NasDem, Ayep Zaki menyampaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sukabumi naik 64 persen per Juni Year on Year (YoY).
“Capaian PAD Kota Sukabumi pada 30 Juni 2024 itu nilainya Rp39.375.676.180. Kemudian, capaian pada 30 Juni 2025 adalah Rp64.545.776.670. Artinya di bulan Juni tahun 2024 banding dengan Juni 2025 ada kenaikan sebesar 64%,” kata Ayep dalam keterangannya, Sabtu (12/7).
Menurutnya, kenaikan ini hampir merata di semua sektor dan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah kota.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras bersama. Perencanaan dari mulai Desember 2024, walaupun saya belum menjabat. Teng-nya saya menjabat tanggal 3 Maret 2025. Tapi Januari hingga Februari kita sudah sosialisasi. Nah, begitu saya bulan Maret masuk, tanggal 3 saya tancap gas. Ini capaian yang memang direncanakan,” jelasnya.
Ayep menceritakan, rencana peningkatan PAD sudah disusun sejak 10 Desember 2024 saat ia ditetapkan KPU sebagai pemenang Pilkada. Saat itu, ia langsung meminta data struktur keuangan.
“Setelah ditetapkan, saya langsung menghadap kepada Pj Wali Kota Sukabumi, ingin melihat struktur keuangan. Saya lihat semua strukturnya, di situ tercantum Rp81 miliar,” ujarnya.
Angka Rp81 miliar itu menjadi tolok ukur peningkatan fiskal daerah. Ia optimistis PAD tahun 2025 bisa naik menjadi Rp120 miliar jika tren positif tetap terjaga.
“Kalau tren positif kinerja wali kota ini bisa dipertahankan, capaian selama bulan Maret, April, Mei, Juni bisa dipertahankan hingga Desember ini, maka tahun 2025 PAD kita dari Rp81 miliar optimistis bisa naik jadi Rp120 miliar,” tuturnya.
Ayep menargetkan sekitar Rp40 miliar PAD tambahan hingga akhir tahun. Untuk mencapainya, ia akan memperbaiki beberapa sektor pendapatan, termasuk pajak rumah makan, hotel, reklame, billboard, parkir, dan retribusi pasar.
“Ada beberapa yang akan kita perbaiki. Kita akan perbaiki normalisasi BPJT dari hotel, reklame, billboard, parkir. Dari pasar juga restribusi pasar cukup kecil, mungkin juga tidak bayar ya. Pasar Pelita, Pasar Gudang, Pasar Degung, termasuk Pasar eks Terminal Lama, Pasar Lembursitu, semua potensi-potensi kita akan gali,” paparnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan PAD bertujuan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Konstruksi berpikir kita atau desain kita di kota ini, bagaimana pemerintah kota mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat mendasar. Ada infrastruktur fisik, tapi ada infrastruktur untuk kepentingan hidup, isi perut,” ujarnya.
Ayep menjelaskan insentif kepada warga bersumber dari PAD, bukan DAK atau bantuan keuangan lain.
“Insentif ini sumbernya dari PAD, enggak bisa dari DAK, enggak bisa dari bankeu,” tegasnya.
Pihak yang berhak mendapat insentif dari APBD di antaranya RT/RW, guru ngaji, koordinator guru ngaji, marbot, koordinator marbot, linmas, posyandu, dan rencana insentif untuk guru madrasah diniyah di 2026.
Sebagai simulasi, ia menyebut data BPS yang mencatat angka kemiskinan 7 persen atau sekitar 25.000 orang. Menurutnya 25.000 penerima ini apabila diberikan insentif Rp1 juta, maka total yang harus dikucurkan Pemkot Sukabumi Rp25 miliar.
Dan apabila nantinya membutuhkan insentif lebih dari 25.000, misalkan 50.000, maka insentifnya menjadi Rp50 miliar. Menurutnya begitu uang tersebut diserahkan dalam bentuk insentif pasti dibelanjakan. Dengan dibelanjakan maka akan efek domino menjadi kenaikan belanja masyarakat. Sama dengan menjadi pertumbuhan ekonomi.
“Satu sisi kita memberikan insentif kepada masyarakat, pada sisi lain untuk menaikkan konsumsi masyarakat sehingga di situ ada kenaikan ekonomi,” pungkasnya. (I-3)
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
Pengawasan dilakukan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam bersama Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (Jabar). Namun demikian, kebun binatang tetap harus ditutup
Kenaikan bahan pokok mulai terjadi pada cabai merah, telur, bawang merah, bawang putih, daging ayam, daging sapi dan beras premium.
Akibat tawuran tersebut sebuah toko kelontong yang menjual bahan pangan dan kebutuhan pokok terbakar. Kebakaran diduga akibat tawuran antara warga yang terjadi di kawasan tersebut.
Pelaksanaan Salat Id lebih awal ini merujuk pada keputusan Muhammadiyah yang menetapkan 1 Syawal jatuh pada 20 Maret 2026
SEORANG pemudik yang nekat berjalan kaki dari Bekasi menuju Surabaya ditemukan oleh personel kepolisian di wilayah Karawang setelah kehabisan biaya untuk melanjutkan perjalanan.
Konservasi tidak bisa hanya bicara satwa. Kalau masyarakat di sekitarnya tidak mendapatkan manfaat, maka konservasi akan selalu kalah,
SATUAN Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Garut menindak tegas sebuah unit ambulans yang kedapatan menyalahgunakan fungsinya di jalur mudik Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sebanyak 19 fasilitas pengolahan sampah tetap dioperasikan hingga menjelang hari H Lebaran.
MEMASUKI puncak arus mudik, ribuan kendaraan memadati ruas Tol Cipali Subang, Jawa Barat.
Super Aplikasi Rumah Pendidikan disediakan Pusdatin Kemendikdasmen
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
POLRES Sukabumi Kabupaten resmi menaikan status perkara kasus kematian anak Nizam Syafei ke tahap penyidikan.
MEMASUKI periode puncak arus mudik Lebaran 2026, PT KAI Logistik (Kalog) mencatatkan adanya peningkatan pengiriman hewan peliharaan melalui layanan ritel Kalog Express.
KONFLIK Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang belum juga usai, membuat operasional Bandung Zoo selama libur Lebaran tetap ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
KAI Commuter Bandung menyediakan total 1.254 perjalanan atau 57 perjalanan setiap hari.
Polres Cianjur berkeinginan membantu masyarakat yang rindu berkumpul bersama keluarga saat Idul fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved