Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PARA karyawan eFishery yang tergabung dalam Serikat Pekerja Multidaya Teknologi Nusantara (SPMTN) berunjuk rasa meminta penjelasan manajemen perusahaan, terkait rencana perusahaan akan tutup dan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal pada Februari 2025.
Aksi digelar di halaman Kantor eFishery di Jalan Malabar, Kota Bandung.
Ada beberapa poin yang menjadi keresahan dan bahan diskusi saat melakukan aksi unjuk rasa. Pertama penjelasan mengenai rumor PHK massal dan penutupan perusahaan.
Kedua, penyampaian secara formal hasil diskusi ke manajemen eFishery. Ketiga ialah penjelasan mengenai dugaan fraud (penggelapan) oleh petinggi eFishery.
Sekretaris SPMTN Icad mengatakan, perusahaan berencana melakukan PHK
massal dan penutupan perusahaan pada Februari 2025. Langkah ini diduga untuk menghindari pembayaran Tunjangan Hari Raya alias THR bagi karyawan. Operasional perusahaan eFishery per hari ini secara keseluruhan diberhentikan.
“Berdasarkan data yang kami dapat, fraud eFishery awalnya dilaporkan oleh DealStreetAsia pada 15 Desember 2024. Setelah itu, perusahaan membebas tugaskan sementara jabatan Gibran Huzaifah sebagai CEO dan Chief Product Officer Chrisna Aditya. Manajemen eFishery diduga
menggelembungkan dana perusahaan US$ 600 juta atau Rp9,8 triliun (kurs Rp 16.331 per US$) selama Januari hingga September 2024,” ungkapnya.
Menurut dia, bocoran laporan yang beredar menuding adanya ketidakakuratan dalam laporan keuangan perusahaan. eFishery dilaporkan mencatat keuntungan yang tidak sejalan dengan realitas yang ada, menimbulkan pertanyaan di kalangan investor dan publik.
SPMTN berharap manajemen dapat memberikan penjelasan yang transparan untuk meredakan keresahan yang ada, demi kesejahteraan bersama dan kelangsungan ekosistem eFishery.
“Intinya tuntutan kami agar perusahaan membatalkan rencana PHK massal dan melakukan peninjauan kembali. Berdasarkan fakta yang ada, eFishery masih memiliki uang serta aset lancar yang lebih Rp1 triliun dan bisnis yang berjalan secara riil melebihi Rp3 triliun. Jadi sebaiknya perusahaan membatalkan rencana PHK massal,” tegas Icad.
SPMTN, lanjut Icad, mendesak perusahaan untuk menjalankan kembali
operasional bisnis, guna memastikan keberlanjutan bisnis serta dampak para pembudi daya, petambak dan eFishery di masa mendatang. SPMTN juga menuntut manajemen perusahaan untuk secara resmi memberikan klarifikasi kepada publik, guna mengembalikan citra pekerja eFishery yang mayoritas tidak terlibat dalam isu perbedaan laporan keuangan.
Pusat kebugaran revolusioner dengan konsep fleksibel, kelas inovatif, dan stickfit pertama di Asia
Kesiapsiagaan itu dibutuhkan karena wilayah Kabupaten Bandung Barat menjadi kawasan paling rentan dan terdampak
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 17.00 WIB.
Para pelaku mengaku mendapat upah Rp1 juta per orang untuk mengawal barang tersebut.
Massa melakukan aksi simpatik. Mereka menyuarakan keprihatinan atas kasus meningglany Affan Kurniawan
Saya memang tegas-tegasan. Tapi itu semua demi kebaikan Kabupaten Cianjur
Pantauan drone thermal pada Jumat (29/8) dini hari, terdeteksi pergerakan macan tutul mengarah ke area karantina.
Hujan yang turun sekitar pukul 14.30 WIB juga tidak menyurutkan semangat para pengunjuk rasa.
Pada 2024 lalu,belanja kacamata mencapai US $158,5 miliar dan diperkirakan meningkat menjadi US $173,9 pada tahun ini,
Potensi produksi padi di Kabupaten Cianjur tahun ini selama periode Januari-Agustus meningkat dibanding tahun lalu
Aksi menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penghapusan outsourcing, tolak upah murah, stop PHK dan bentuk Satgas PHK.
Kehadiran Migrant Center ini sebagai upaya memberikan informasi kepada tenaga kerja yang hendak dikirim ke luar negeri
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Politeknik Bandung, jika terjadi gempa bumi, Gedung Setda berpotensi mengalami kerusakan.
Program 3 juta rumah bukanlah hal mudah terlebih di saat kondisi perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini
PULUHAN anggota Satuan Lalulintas Polres Tasikmalaya Kota melakukan penyekatan di Jalur nasional tepatnya di Pos Letter U lingkar Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya.
Kini lokasi itu telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas produktif yang relevan dengan tuntutan zaman.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan keselamatan berkendara, mengingat banyaknya risiko kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kota Bandung.
Bukan tidak mungkin ada yang ingin mempertahankan aktivitas kotor dengan cara menjual benih lobster secara ilegal.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved