Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBUN Binatang Bandung atau Bandung Zoo pada Selasa (25/6), akan melepasliarkan lima satwa di Bukit Sempur, Kabupaten Karawang
Jawa Barat.
Lima satwa itu adalah empat landak jawa dan satu kukang. Pelepasliaran ini juga menjadi rangkaian pelepasliaran burung elang.
Kurator Bandung Zoo, Rohman Suryaman mengatakan, ke lima satwa ini sudah dikondisikan untuk pelepasliaran. Kondisi satwa-satwa tersebut masih sangat liar.
Baca juga : Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango Lepasliarkan Seekor Elang Jawa Betina
"Sebelum dilepasliarkan, kami sudah melakukan pemantauan pada kelima satwa yang akan dilepasliarkan tersebut," jelasnya.
Menurut dia, khusus kukang yang dilepasliarkan merupakan satwa
perolehan atau titipan dari warga, setelah sebelumnya mendapatkan
perizinan dari BKSDA. Setelah dititipkan di Bandung Zoo, dilakukan
pemantauan terhadap satwa tersebut.
Hasilnya Kukang masih memiliki sifat keliaran yang masih sangat baik. Sementara keempat landak jawa ada yang hasil pembiakan di Bandung Zoo.
Baca juga : Sepasang Siamang Jon-Cimung Dilepasliar di SM Isau-Isau
"Saat ini populasi Landak Jawa di Bandung Zoo sudah mencapai 13 ekor,
artinya populasinya di tempat kami sudah berlebih. Makanya Bandung Zoo ikut serta melakukan pelepasliaran di Kabupaten Karawang ini," ungkap Rohman.
Dia menambahkan, sifat liar dari landak jawa ini juga masih sangat
baik. Karenanya Bandung Zoo memilih satwa ini untuk dilepasliarkan.
"Harapannya kelima satwa ini bisa menambah populasi kukang dan landak jawa di daerah pelepasliaran," lanjutnya.
Baca juga : 10 Orangutan Hasil Rehabilitasi Siap Dilepasliarkan ke Hutan Kalteng
Pembiakan
Sementara itu, GM Bandung Zoo Petrus Arbeny mengungkapkan keikutsertaan
Bandung Zoo pada pelepasliaran satwa kali ini merupakan hasil dari
proses pembiakan di Bandung Zoo. "Tentu kami merasa bangga, bisa ikut
dalam pelepasliaran bersama Kepala Staf TNI-AD dan tim lainnya."
Saat ini lanjut Arbeny, manajemen Bandung Zoo terus melakukan
transformasi dalam hal pemeliharaan satwa. Pihaknya terus melakukan
perbaikan dan penambahan SDM, dalam pemeliharaan satwa di lembaga eksitu (pemeliharaan satwa di luar habitat aslinya).
"Banyak hal yang sudah dilakukan manajemen Bandung Zoo dalam
meningkatkan kesejahteraan satwa di lahan seluas 14 hektare. Sejumlah
kandang terus dilakukan perbaikan agar kesejahteraan satwa yang
dipelihara di Bandung Zoo lebih meningkat," tambahnya.
Saat ini Bandung Zoo memiliki koleksi sekitar 660 ekor satwa dari 124 jenis satwa.
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved