Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA hidrometeorologi masih berpotensi terjadi di Indonesia di tengah masa transisi peralihan cuaca. Namun diperkirakan mulai bulan depan, kemarau akan berlangsung merata di semua wilayah.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letnan Jenderal
Suharyanto, mengatakan hingga saat ini hujan masih terjadi di beberapa
wilayah. Kondisi tersebut memungkinkan masih bisa terjadinya potensi
bencana hidrometeorologi.
"Sekarang cuaca masih banyak hujan. Tapi masuk Juli-Agustus kita sudah
bergulat dengan musim kemarau," tuturnya, di sela menghadiri
penyerahan simbolis bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat gempa
bumi tahap keempat di Pancaniti, Komplek Pendopo Cianjur, Jumat (7/6) sore.
Baca juga : Vila di Bukit Mande, Harapan Baru Warga Terdampak Gempa Bumi Cianjur
Dia mengungkapkan memasuki awal tahun ini bencana terjadi di banyak wilayah di Indonesia. Di antaranya bencana banjir bandang di Sumatra
Barat yang mengakibatkan 72 orang meninggal dunia.
"Kemudian gunung meletus di mana-mana. Ada Gunung Ibu di Halmahera, ada
Gunung Ruang di Manado, kemudian Gunung Marapi di Sumatra Barat. Semuanya meletus. Kemudian ada juga bencana banjir dan tanah longsor, itu juga di mana-mana," bebernya.
Jabar ranking pertama
Baca juga : BNPB: Pencairan Dana Bantuan Rumah Korban Gempa Dilakukan Bertahap
Di Indonesia, wilayah yang paling banyak terjadi bencana berada di Jawa
Barat. Menurut Suharyanto, kondisi itu terjadi kurun tiga tahun terakhir.
"Jawa Barat tiga tahun terakhir menempati ranking pertama jumlah bencana. Berarti Kabupaten Cianjur juga termasuk daerah rawan bencana,"
jelasnya.
Salah satu bencana yang harus diwaspadai potensinya terjadi di Kabupaten Cianjur adalah gempa. Pascagempa bumi bermagnitufo 5,6 pada 21 November 2022, di wilayah ini ditemukan patahan bernama Sesar Cugenang yang membentang hampir 8 kilometer. "Belum lagi potensi banjir dan tanah longsor," ungkapnya.
Baca juga : Kepala BNPB Minta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa Cianjur Dipercepat
Tingginya potensi kerawanan bencana di Jawa Barat, salah satunya
dimungkinkan karena kondisi geografis. Selain luas, jumlah penduduk di Jawa Barat juga sangat padat.
"Di Kabupaten Cianjur saja jumlah penduduknya hampir 2,7 juta jiwa. Kita bandingkan dengan Provinsi Maluku Utara yang berpenduduk hanya 1,2 juta jiwa. Itu se-provinsi. Bedanya sangat jauh," imbuh Suharyanto.
Karena itu, dia mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Di balik tanah yang
subur, masyarakat Indonesia hidup di daerah yang rawan bencana.
"Kita hidup di tanah yang kaya dan subur. Tapi sekaligus juga hidup di
tempat yang kerawanan bencananya beraneka ragam," pungkasnya.
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
SATUAN Narkoba Polres Tasikmalaya Kota berhasil menangkap lima tersangka pengedar sabu, tembakau gorila, obat terlarang melalui media sosial dengan Cash on Devilery (COD).
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Kegiatan ini mengintegrasikan Research & Community Service Expo (RESVEX) ke-7 dan College Life & University Expo (CLUE) ke-3 sebagai wadah diseminasi, apresiasi, dan promosi.
Robohnya jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 1 meter itu terjadi pada Senin (19/1) pukul 14.15 WIB. Kejadian itu dipicu curah hujan tinggi beberapa waktu terakhir.
Bangsawan merupakan layanan kesehatan hewan terpadu bagi masyarakat Kota Bandung, yang meliputi pemeriksaan kesehatan hewan dan vaksinasi rabies gratis
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan sembilan orang menjadi korban dalam aktivitas pertambangan di luar kawasan resmi di Kabupaten Bogor.
Relokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bekasi menata pedagang kaki lima sekaligus mengurai kemacetan di wilayah sekitarnya.
Jajaran di Polsek harus selalu siaga 24 jam lantaran pada musim penghujan dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Latihan kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi digelar SMPN 1 Lembang bekerja sama dengan Relawan Penanggulangan Bencana Lembang (RPBL).
Pemerintah Kota Bandung berupaya menggeser status kawasan Kebun Binatang Bandung dari konservasi menjadi ruang terbuka hijau tanpa fondasi hukum.
Kota Baru Parahyangan dinilai berkomitmen dalam membangun kota mandiri, madani dan alami yang berkualitas serta berkelanjutan.
Banjir yang kerap melanda wilayah Karawang tidak lepas dari luapan Sungai Citarum dan Cibeet
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Program Bongkar Ratoon Tebu merupakan langkah strategis dari Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas tebu
Bentuk keseriusannya dilakukan Wali Kota Sukaumi Ayep Zaki dengan mendatangi Kementerian Perhubungan.
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved