Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA beras di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpantau melambung. Terdapat berbagai faktor penyebab naiknya harga.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Moelya Indraerawan, menyebutkan saat ini harga beras jenis medium di kisaran Rp15 ribu per kilogram dan premium kisaran Rp16 ribu per kilogram. Harganya cenderung naik dibanding sebelumnya.
"Berdasarkan laporan di semua pasar, harga beras medium dan premium memang cenderung naik," kata Moelya, Senin (12/2).
Baca juga : Harga Beras di Solo Menggila, Pasokan Beras SPHP Susah Didapat
Moelya menuturkan, terdapat berbagai faktor penyebab. Kondisi itu berdampak terhadap fluktuasi harga yang mengalami kecenderungan naik.
"Hasil analisa dan kajian di lapangan, faktornya antara lain disebabkan gagal panen akibat cuaca ekstrem yang terjadi selama periode Agustus hingga November 2023," ungkapnya.
Selain itu, penyebab lainnya dipicu faktor keterlambatan musim tanam padi. Bahkan, jelas Moelya, di beberapa daerah diinformasikan mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi.
Baca juga : Beras SPHP Bulog Diburu Warga
"Jadi, pada prinsipnya penyebab naiknya harga beras sekarang lebih karena dampak cuaca," tuturnya.
Naiknya harga beras diikuti juga beberapa komoditas pangan lainnya. Di antaranya gula pasir curah yang semula Rp17.100 jadi Rp17.300 per kilogram.
Kemudian minyak goreng curah dari Rp13.950 menjadi Rp15.080 per liter, cabai merah besar dari harga rata-rata kisaran Rp71.700 menjadi Rp80.543 per kg, cabai rawit hijau dari rata-rata Rp37.971 menjadi Rp40.314 per kg.
Baca juga : Kenapa Harga Beras Melambung? Ini Jawab Erick Thohir
Demikian juga dengan komoditas bawang putih, daging ayam, serta telur ayam, harganya rata-rata naik. Moelya mengaku terus memantau perkembangan harga, pasokan, maupun stok berbagai komoditas kebutuhan masyarakat di lapangan.
"Kita terus pantau perkembangannya sambil berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," pungkasnya. (Z-4)
Baca juga : Beras Langka di Minimarket. Apa Solusi Pemerintah dan Apa Kata Warga?
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved