Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAS program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog diburu pembeli di daerah. Pembelian pun terpaksa dibatasi.
Selisih harga yang lumayan membuat beras program SPHP akhirnya diburu oleh pedagang.
"Kebanyakan yang beli pedagang masakan," tutur Warto, 36, seorang pedagang beras di Pasar Baru, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (7/9).
Baca juga : Puluhan Ribu Ton Beras Sudah Digelontorkan Bulog Cirebon ke Pasar
Ia mengungkapkan, beras SPHP dari Bulog dijual dengan harga Rp 10.900 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 9.450 per kilogram.
Namun harga ini pun masih lebih rendah dibandingkan harga beras medium yang saat ini sudah mencapai Rp 13 ribu per kilogram. Sedangkan untuk beras premium saat ini sudah mencapai Rp 14 ribu per kilogram.
Baca juga : Bapanas: Penyaluran Bansos Beras akan Dimulai Pekan Depan
Banyaknya peminat beras SPHP Bulog membuat dirinya harus membatasi pembelian beras medium tersebut. "Biar semua kebagian," tutur Warto.
Warto membatasi pembelian satu orang maksimal hanya bisa membeli lima bungkus. Setiap bungkus berisi lima kilogram beras.
Pada kesempatan itu Warto juga menambahkan bahwa kenaikan beras dari pemasok sudah terjadi sejak dua bulan terakhir. Sebelumnya harga beras premium hanya dijual Rp 12.500 per kilogram. Namun saat ini harga beras premium sudah mencapai Rp14 ribu per kilogram.
"Sedangkan beras medium Rp13 ribu per kilogram," tutur Warto. (Z-4)
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram.
Pemerintah di bawah komando Presiden Prabowo Subianto terus melanjutkan kebijakan yang berpihak pada petani dalam negeri melalui optimalisasi penyerapan hasil produksi pangan nasional.
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
DI tengah klaim Presiden Prabowo Subianto tentang swasembada beras, harga beras premium di sejumlah pasar tradisional di Priangan Timur justru merangkak naik.
MENTERI Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan Indonesia hampir dipastikan dapat melakukan ekspor beras tahun ini.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
KENAIKAN harga beras lokal di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, hingga pekan ini masih bertahan tinggi. Penyaluran beras SPHP pun belum mampu menekan kenaikan harga beras di pasar.
Pemerintah memastikan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras (SPHP) beras melalui Perum Bulog akan terus digencarkan.
DIREKTUR Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan bahwa Harga Eceran Tertinggi untuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tidak akan mengalami kenaikan.
Tinjauan langsung penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penurunan harga beras terjadi
Penyaluran dilakukan melalui beragam saluran. Di antaranya melalui toko retail, toko-toko beras di pasar, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved