Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Harga Beras di Indramayu Naik Tipis

Nurul Hidayah    
07/1/2026 17:31
Harga Beras di Indramayu Naik Tipis
Masyarakat menerima bantuan beras dari pemerintah.(Dok. MI)

HARGA beras naik tipis di Kabupaten Indramayu. Areal yang panen saat ini pun  tinggal sedikit. Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram. 

“Untuk beras medium saya jugal Rp13.500 hingga Rp14 ribu per kilogram,” tutur Jana, Rabu (7/1). Sedangkan untuk beras premium dijualnya di harga Rp14.500 hingga Rp15 ribu per kilogram. Kenaikan tipis harga beras menurut Jana kemungkinan disebabkan telah habisnya masa panen yang dilakukan petani. 

Jana pun menambahkan bahwa dalam beberapa hari ini penjualan beras, terutama beras medium, di kios miliknya cukup lesu. Diduga karena banyaknya beras SPHP yang digelontorkan oleh Bulog. Sedangkan untuk beras premium penjualannya tetap. 

Ketua   Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Indramayu, Sutatang, menjelaskan bahwa kenaikan tipis harga beras kemungkinan disebabkan saat ini masyarakat lebih banyak menjual gabah kering giling (GKG) dibandingkan gabah kering panen (GKP). “Saat ini areal yang masih panen hanya di Kecamatan Krangkeng, itu pun tinggal sedikit, hampir selesai,”  tutur Sutatang. 

Namun petani masih memiliki gabah yang disimpan di rumah mereka. Gabah tersebut disebut GKG dan merupakan hasil panen di musim gadu lalu yang tidak dijual seluruhnya. Hasil panen disisihkan dan dijemur, kemudian disimpan untuk modal tanam padi di musim tanam (MT) pertama ini atau musim rendeng. 

Untuk harga gabah saat ini berada di kisaran Rp7 ribu hingga Rp7.200 per kilogram untuk gabah kering panen (GKP). Sedangkan untuk gabah kering giling (GKG) kini di kisaran Rp8 ribu hingga Rp8.500 per kilogram. Harga saat ini lumayan tinggi, tapi cenderung stabil. “Tidak ada lonjakan berarti pada komoditas pangan utama masyarakat itu,” jelas Sutatang. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya