Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, menggelar gerakan pangan murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah selama tiga hari ke depan.
Pemkab Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, menggelar gerakan pangan murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah pada Rabu hingga Jumat (6/2) lalu
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkulu Selatan, Haroni di Bengkulu, mengatakan, kegiatan pasar murah ini dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah untuk menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan.
"Gerakan pangan murah ini biasa dilakukan setiap perayaan hari besar keagamaan serta untuk menjaga stabilitas pasokan harga pangan," katanya.
Pasar murah ini, lanjut dia, mulai dilaksanakan selama tiga hari di halaman kantor DKP Kabupaten Bengkulu Selatan.
Selama pasar murah tersebut, banyak kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
"Pelaksanaannya mulai sejak hari Rabu hingga Jumat dan banyak kebutuhan pokok yang tersedia dengan harga di bawah harga pasar," imbuhnya
Untuk itu kata dia, masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga dibawah pasaran supaya bisa memanfaatkan kesempatan ini.
Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan meningkatkan daya beli untuk memenuhi ketercukupan kebutuhan pokok.
Berikut harga kebutuhan pokok yang dijual di gerakan pangan murah seperti minyak goreng, Rp19 ribu per liter, gula pasir Rp18 ribu per kilogram, tepung Rp10 ribu per kilogram dan mie instan Rp3 ribu per bungkus.
Selanjutnya, sarden kaleng Rp8.500 per kaleng dan beras SPHP, Rp60 ribu per 5 kilogram.
Kemudian, bawang merah Rp34 ribu per kilogram, bawang putih Rp34 ribu per kilogram dan telur Rp55 per karpet yang berisi 30 butir. (H-2)
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Harga cabai rawit merah sempat di angka Rp100 ribu per kilogram, kemudian turu. 80 ribu per kilogram, dan saat ini kembali hampir Rp100 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved