Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menargetkan sebanyak 7.000 orang warga menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan HIV pada 2026.
Dinkes Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menargetkan sebanyak 7.000 orang warga menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan pada 2026 guna mengantisipasi penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalan manusia (HIV).
Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Neli Hartati di Bengkulu, mengatakan, langkah melakukan skrining HIV merupakan salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah.
"Sejak awal 2026, jumlah kasus HIV di Kota Bengkulu, telah tercatat mencapai 13 orang," katanya.
Pada 2026, lanjut dia, Dinkes menargetkan sekitar 7.000 orang menjalani pemeriksaan, terutama dari kelompok populasi kunci yang memiliki risiko penularan lebih tinggi.
Metode skrining dilakukan dengan sistem jemput bola oleh tim kesehatan yang didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
“Sejauh ini, dari hasil skrining memang ada beberapa yang terdeteksi reaktif tetapi Dinkes langsung memberikan dan penanganan sedini mungkin," imbuhnya
Dalam pelaksanaan pemeriksaan, kata dia, tim kesehatan kerap menghadapi kendala, salah satunya kebocoran informasi terkait jadwal pemeriksaan atau razia.
Ketika petugas datang, sebagian sasaran sudah tidak berada di lokasi karena informasi kegiatan telah lebih dulu tersebar sehingga menjadi tantangan bagi tim.
Meski demikian, Dinkes tetap berkomitmen melaksanakan program tersebut secara berkelanjutan guna menekan laju penularan di wilayah tersebut.
Selain itu, Dinkes juga akan memperkuat edukasi kesehatan reproduksi, skrining HIV secara berkala, serta pendampingan sosial bagi kelompok rentan.(H-2)
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
Dinkes Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan program skrining HIV secara masif pada tenaga kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved