Headline

Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.

Bengkulu Targetkan 7.000 Ribu Skrining HIV pada 2026

Marliansyah
09/3/2026 18:24
Bengkulu Targetkan 7.000 Ribu Skrining HIV pada 2026
Ilustrasi(MI/Marliansyah)

DINAS Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menargetkan sebanyak 7.000 orang warga menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan HIV pada 2026.

Dinkes Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, akan menargetkan sebanyak 7.000 orang warga menjalani skrining atau pemeriksaan kesehatan pada 2026 guna mengantisipasi penyebaran virus yang menyerang sistem kekebalan manusia (HIV).

Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kota Bengkulu, Neli Hartati di Bengkulu, mengatakan, langkah melakukan skrining HIV merupakan salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah.

"Sejak awal 2026, jumlah kasus HIV di Kota Bengkulu, telah tercatat mencapai 13 orang," katanya.

Pada 2026, lanjut dia, Dinkes menargetkan sekitar 7.000 orang menjalani pemeriksaan, terutama dari kelompok populasi kunci yang memiliki risiko penularan lebih tinggi.

Metode skrining dilakukan dengan sistem jemput bola oleh tim kesehatan yang didampingi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu. 

Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu 

“Sejauh ini, dari hasil skrining memang ada beberapa yang terdeteksi reaktif tetapi Dinkes langsung memberikan dan  penanganan sedini mungkin," imbuhnya 

Dalam pelaksanaan pemeriksaan, kata dia,  tim kesehatan kerap menghadapi kendala, salah satunya kebocoran informasi terkait jadwal pemeriksaan atau razia.

Ketika petugas datang, sebagian sasaran sudah tidak berada di lokasi karena informasi kegiatan telah lebih dulu tersebar sehingga menjadi tantangan bagi tim.

Meski demikian, Dinkes tetap berkomitmen melaksanakan program tersebut secara berkelanjutan guna menekan laju penularan di wilayah tersebut.

Selain itu, Dinkes juga akan memperkuat edukasi kesehatan reproduksi, skrining HIV secara berkala, serta pendampingan sosial bagi kelompok rentan.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya